Siswa KKN STKIP Muhammadiyah Bogor Gelar Pawai 1000 Obor

BogorOnline.com, CIBUNGBULANG – Guna menyemarakkan Tahun Baru Islam 1440 tahun 2018, dimana para peserta KKN Dik STKIP Muhammadiyah Bogor menggelar Pawai 1000 obor, pada Senin (10/9) malam.

Perhelatan tahunan itu, diikuti warga Desa Ciaruteun Udik, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, yang dimotori oleh Mahasiswa KKN Dik STKIP Muhammadiyah Bogor yang bersinergi dengan Desa Ciaruteun Udik.

“Pawai 1000 obor ini merupakan salah satu program religi untuk meningkatkan syiar islam karena tanggal 1 Muharram ini adalah suatu momentum dilahirkannya agama islaqm, tentunya kita selaku umat muslim harus menjadi garda terdepan dan menjadi pelopor perubahan yang menciptakan nuansa islami,” ujar Ketua KKN Dik, Abdul Saepuloh kepada Bogoronline.com, Selasa (11/9/2018).

Menurutnya, pihaknya merasa bangga kepada masyarakat sekitar dan terutama untuk Mahasiswa KKN Dik STKIP Muhammadiyah, karena dengan keberadaannya mereka bisa menciptakan perubahan yang sangat signifikan diberbagai sektor.

Dan pada kegiatan 1 Muharram ini juga mereka melakukan inovasi dengan mengadakan pawai 1000 obor yang tentunya menjadi perhelatan yang sejarah di Desa Ciaruteun Udik.

“Pawai dimulai seusai shalat Isya, kami semua berkumpul di tepi jalan Gang Sirpo. Pawai 1000 obor ini juga dihadiri sekaligus dibuka oleh Kepala Desa Ciaruteun Udik,” tuturnya.

Senada, Kepala Desa Ciaruteun Udik, Tajudin Sumaedi sangat mengapresiasi kepada kawan-kawan Mahasiswa KKN Dik STKIP Muhammadiyah Bogor yang telah memberikan kontribusi dalam segala kegiatan, apalagi kegiatan momentum peringatan hari lahirnya agama islam ini menjadi suatu jalinan silaturahmi yang mempererat tali persaudaraan dengan seluruh warga Desa Ciaruteun Udik ini.

“Langkah ini juga diiringi semarak tasbih ketika masyarakat membawa obor keliling Desa Ciaruteun Udik. Dengan tertib mereka terlihat menapaki setiap jalan yang dilewati. Anak-anak, Remaja hingga orang dewasa ikut andil dalam kegiatan ini tanpa mengenal usia,” tambah Kades.

Lebih lanjut ia menambahkan, Sepanjang jalan dalam peringatan pawai Obor ini para peserta sempat menjadi pusat perhatian warga sekitar. Yang mana, para Peserta Pawai 1000 obor menggunakan baju koko untuk laki-laki dan baju muslim dibalut dengan hijab untuk perempuan.

“Saya sungguh takjub melihat antusias warga Desa Ciaruteun Udik yang memeriahkan tahun baru islam 1440 Hijriah tahun 2018 ini. Saya berharap untuk kedepannya kegiatan ini menjadi agenda tahunan yang tak hilang oleh perkembangan zaman,” tukasnya.

Sementara, kegiatan Pawai 1000 obor di akhiri dengan makan besar yang telah disiapkan oleh Ibu-ibu Desa Ciaruteun Udik. Rasa Kebersamaan bersatu padu mengiringi kenikmatan dari setiap makanan yang tersaji. (Srl)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *