Maruarar Sirait Protes Paket Kebijakan Ekonomi Jilid 16

JAKARTA – bogorOnline.com

Interupsi yang dilakukan Anggota DPR RI Fraksi PDIP, Maruarar Sirait dalam Rapat Paripurna DPR mendapat apresiasi luar biasa. Usai menyampaikan pandangannya, suara tepuk tangan hampir semua peserta rapat bergemuruh di ruang sidang.

Putra politikus senior PDI Perjuangan, Sabam Sirait itu menyorot Paket Kebijakan Ekonomi Jilid 16, yang dikeluarkan pemerintahan Joko Widodo.  Anggota Komisi XI ini merasa turut bertanggung jawab, karena hal tersebut menjadi polemik.

“Secara moral saya juga harus mempertanggungjawabkan. Karena ini sudah terjadi di ruang publik,” ucap Maruarar di Gedung Nusantara II, Jakarta, Rabu, 21 Nopember 2018.

Ara, demikian Maruarar Sirait biasa disapa, menyatakan tetap harus objektif walau dirinya Anggota DPR Fraksi PDIP, yang notabene merupakan partai pendukung pemerintah. Menerut dia, interupsi yang dilakukan terkait keluarnya kebijakan itu, bukan berarti anti asing.

“Tapi kalau ada hal-hal yang sangat sederhana, seperti umbi-umbian, warnet, saya pikir UKM-UKM kita sangat mampu menjalankannya. Saya sebagai anggota DPR tentu lebih mengutamakan kepentingan rakyat,” Tegasnya

Semula, Paket Kebijakan Ekonomi itu memuat 54 jenis industri dalam Daftar Negatif Investasi (DNI), yang kemudian turun menjadi 25 jenis.

“Karena kebijakan ini merugikan kepentingan rakyat,” tegas Ara, yang juga calon legislatif Daerah Pemilihan (Dapil) Jabar III, Kota Bogor dan Kabupaten Cianjur.

Ara berharap agar Presiden Jokowi mempertimbangkan kembali kebijakan ekonomi tersebut. Sebab, selama ini langkah Jokowi  di bidang UKM sudah sangat baik. Kebijakan Jokowi kepada UKM, selama ini dinilai sudah sangat bagus.

“Dia menurunkan pajak dari 1 persen menjadi 0,5 persen. Kemudian memberikan kredit tanpa jaminan dari Rp 5 juta sampai Rp 25 juta yang terus dilanjutkan,” jelas Ara dalam interupsi selama kurang lebih 3 menit.

Menurut Ara, bentuk sikap keberpihakan antara pemerintah dengan DPR terhadap UKM adalah ketika merumuskan bersama RUU Kewirausahaan.

“Banyak hal-hal yang positif sepeti UU Kewirausahaan yang akan disahkan dan digolkan oleh pemerintah dan DPR, yang memungkinkan melahirkan pengusaha-pengusaha baru,” tandasnya. (*)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *