by

OGAH DISALAHKAN, PD PASAR SEBUT BANJIR PASAR PARUNGPANJANG KARENA PKL LIAR

 

PARUNGPANJANG – Adanya banjir (genangan air) setinggi lebih kurang 20 centimeter yang merendam lokasi berjualan para Pedagang Kaki Lima (PKL) di Pasar Parungpanjang, langsung direspon oleh Direktur Utama PD Pasar Tohaga Eko Romli Wahyudi. Saat dikonfirmasi wartawan ini, Eko Romli Wahyudi menjelaskan, banjir yang melanda para PKL di jalan sebelah timur tersebut berada diluar area pasar.

“PKL ini tidak dibawah binaan PD. Pasar Tohaga. Disitu kami hanya membantu mengangkut sampahnya saja. Karena kondisi saluran air di area tersebut ditutupi oleh para PKL yang dikondisikan berjualan disitu oleh para oknum diluar PD. Pasar Tohaga,’ ungkap Eko Romli Wahyudi kepada wartawan, Jum’at (23/11/2018).

Dia juga mengungkapkan, pihak PD Pasar Tohaga sudah meminta beberapa kali kepada para PKL agar masuk ke dalam area pasar yang merupakan milik Pemkab  Bogor. Hal ini menurut Eko Romli Wahyudi dimaksudkan agar ada keadilan dalam berjualan. “Tapi beberapa kali kami minta mereka berjualan di dalam pasar, tetapi terap tidak mau,” jelasnya.

Saat ditanya adakah rencana PD Pasar Tohaga untuk memperbaiki kondisi Pasar Parungpanjang, Eko Romli Wahyudi menjelaskan, rencana membangun kembali (Revitalisasi) Pasar Parungpanjang dari nol sudah ada. “Tujuannya agar kondisi pasar lebih tertata. Termasuk agar drainase (saluran air) kembali bagus. Sehingga pembuangan air hujan juga tertata. Kami juga akan membuat pagar di sekitar areal pasar dan jalan lingkar, sehingga tidak ada lagi PKL di luar pasar dan menutup jalan,” bebernya.

Masih kata Eko Romli Wahyudi, sebenarnya saluran air sejak dulu sudah ada yaitu mengalir ke arah stasiun KA Parungpanjang. “Namun sekarang ini saluran air juga terdapat, sehingga buangan air dari jalan tersebut jadi susah,” tuturnya.

Dia menegaskan, karena para PKL yang saat ini memenuhi jalan timur, bukan dibawah pembinaan PD. Pasar Tohaga, seharusnya pihak pihak yang mengkondisikan PKL berjualan disitu yang bertanggungjawab.

“Mereka (PKL) tidak mau masuk ke dalam area pasar dan kami tidak punya datanya. Padahal pedagang yang kita bina saja di pasar ada sekitar 1.800 pedagang. Mereka memiliki kartu kuning sebagai pedagang kita, yang telah memiliki lokasi tempat berjualan dengan masing – masing komoditinya. Insya Allah Pasar Parungpanjang akan segera di revitalisasi lewat investor, kami mohon dukungan dari pedagang dan warga agar lancar tidak bermasalah kedepannya.” Pungkasnya. (MUL)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed