by

Toleransi Di Kota Bogor Menjadi Cerminan Negara Indonesia

bogorOnline.com
Anggota DPR-RI F-PDI Perjuangan, Maruarar Sirait alias Ara, berikan apresiasi dan ucap kebanggan kepada Pemerintah Kota Bogor yang sudah bisa menjaga dan merawat keberagamaan dalam beragama dan memberikan contoh bertoleransi yang tinggi dan baik. Bahkan Ara menyebut jika Kota lainnya di Indonesia mengikuti Bogor, tentu negara yang kaya raya akan adat, budaya dan beragam agamanya ini akan jauh lebih kondusif, damai, aman dan sentosa.

Hal tersebut di ungkapkan Ara saat menghadiri malam natal keuskupan Gereja Katedral di Jl. Kapt Muslihat No.22, Kota Bogor. Pada acara tersebut, hadir Wali Kota Bogor Bima Arya, Ketua MUI Musthofa Abdullah, Ketua GP Ansor Rommy dan Domikus Savio Tukiyo Pastor Kepala DMV Gereja Katedral.

“Inilah sejatinya Indonesia, kita semua hidup rukun, damai dan saling berdampingan satu sama lain, saling menghormati dan menghargai, ini patut dijaga dan dirawat dan saya sangat mengapresiasi Pemkot Bogor yang bisa menjaga ini,” kata Ara, saat memberikan keterangan pers. Rabu (26/12/18).

Ara pun menyebut, sebelumnya dia sudah bertemu dengan Presiden RI Joko Widodo dan membicarakan hal ini. Ara mengatakan, bahwa Jokowi pun menilai dengan penilaian yang sama untuk keberagamaan dan saling bertoleransi di Bogor ini.

“Sekitar dua jam tadi kami ngobrol di Istana Bogor, beliau pun sepakat untuk terus menjaga kondusifitas dan toleransi ini agar terus terjaga,” papar Ara.

Menanggapi pernyataan Ara, Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, bahwa dari dulu Bogor memang sudah terjaga kebersamaan dalam keberagamaan nya.

“Kalau mau tahu toleransinya Kota Bogor, silahkan datang di hari besar Umat beragam, baik Iedul Fitri, Waisak dan sekarang Natal, kami tunjukan bahwa warga Bogor itu ramah dan saling menjujung tinggi persatuan dan kebersamaan dengan saling menjaga dan menghormati satu sama lain,” katanya menjelaskan.

Ketua MUI Kota Bogor, Musthofa Abdullah alias Toto, mengatakan, kebersamaan dalam persatuan ini adalah sebuah bukti yang dulu di ajarkan oleh Rosulullah saat masih di Madinah, dimana semua warga memiliki dan kedudukan yang sama dan saling menjaga satu sama lain. “Ini kan sudah terjaga, tinggal kita merawatnya jangan sampai ada yang merusak tatanan persatuan dan saling menghormati satu sama lain ini, kita jaga bersama-sama,” harapnya.

Sementara itu Domikus Savio Tukiyo Pastor Kepala DMV Gereja Katedral, sangat bahagia dan berterima kasih kepada semua yang hadir terutama dari kalangan Islam yang sangat menonjolkan akhlaknya dengan menjaga kebersamaan dalam toleransi.

“Ini pun bukti komunikasi yang baik dalam merawat keberagamaan antara Wali Kota, Ulama, Uskup dan lainnya. Kita patut syukuri dan mari kita tunjukan kita bisa hidup damai saling berdampingan,” pungkasnya. (*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed