PGMI Dorong Moderasi Keberagamaan, Guru Madrasah Di Bumi Tegar Beriman

CIBINONG-
Moderasi keberagamaan guru madrasah untuk mewujudkan madrasah hebat bermartabat. Perkumpulan Guru Madrasah Indonesia (PGMI) hadir di gedung Tegar Beriman, Pemda Cibinong bersama Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, Bupati Bogor Ade Yasin dan Ketua PGMI Agus Ridho belum lama ini.

Dalam kesempatan tersebut Lukman Hakim mengatakan, dirinya mengajak guru madrasah untuk mengisi ruang media sosial dengan hal yang mencerahkan. Dikarenakan saat ini fenomena disrupsi yang tidak hanya terjadi dalam tatanan teknologi informasi tapi juga dalam konteks agama. Sehingga
orang bisa menebarkan hoax dan caci maki.

“Padahal watak agama adalah mengayomi, merangkul, mendamaikan, ujarnya di lokasi.

Lanjut Ade Yasin menambahkan, peran madrasah di zaman saat ini sangatlah penting. Hal tersebut dikarenakan madrasah merupakan insitusi yang mampu memberikan kontribusi yang lebih besar dalam memajukan pendidikan nasional baik melalui pendidikan agama maupun pendidikan formal, khususnya untuk masyarakat Kabupaten Bogor.

“Mewujudkan itu semua tentunya harus menghadirkan SDM tenaga guru madrasah yang mampu berpikir inovatif dan berdaya saing. Pemerintah Kabupaten Bogor tentunya akan mendukung segala upaya menuju hal tersebut. Salah satunya adalah, kita sedang merumuskan dengan Bappedalitbang bagaimana agar para guru madrasah dan RA (Raudhatul Ulum) yang belum tersertifikasi dapat diberikan tunjangan dan insentif melalui mekanisme hibah,” jelasnya.

Sambung Agus Ridho menambahkan, ada sekitar 15 ribu guru madrasah dan 90 persennya itu non-PNS, sehingga lanjutnya menerangkan, pihaknya terus berupaya mendorong Pemerintah supaya kesejahteraan ini diperjuangkan. Salah satunya, diperlukan legalitas yang jelas dari Pondok Pesantren maupun madrasah.

“Baik ditingkat Ibtidaiyah (SD), Tsanawiyah (SMP) muapun Aliyah (SMA),” tambahnya.(rul)