FPK Bentuk Pengurus Tingkat Kecamatan

Cibinong – bogorOnline.com

Forum Pembaruan Kebangsaan (FPK) Kabupaten Bogor menggelar Roadshow pembentukan pengurus di tingkat kecamatan dengan mendatangi 40 kecamatan yang ada di Kabupaten Bogor.

“Jadi Roadshow ini, FPK melaksanakan kewajibannya dalam membentuk pengurus FPK di tingkat kecamatan, para pengurus FPK akan memaparkan progrm dan visi misinya yang tidak lain FPK berbuat untuk bangsa dan negara dengan merawat kebhinekaan,” kata Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bogor Wawan Darmawan usai melepas pengurus FPK di kantornya, Selasa (5/3/19).

Dengan terbentuknya struktur organisasi di tingkat kecamatan, ia mengharapkan dapat memudahkan koordinasi dalam tugas sehariannya.

“Sehingga informasi dari bawah dapat di deteksi dengan cepat oleh FPK di kabupaten, karena FPK ini selain memetakan konflik juga membangun kebersamaan dan persaudaraan yang memang anggotanya dari berbagai etnis ras dan agama yang berbeda,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua FPK Kabupaten Bogor Nia Kurniasih menjelaskan, berdasarkan Permendagri 34 th 2006 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pembauran Kebangsaan di daerah, Peraturan Gubernur Jawa Barat No. 90 Th. 2009 dan SK Bupati No. 487.1/150/Kpts/ Per- UU/2015, 11 Maret 2015, Bahwa FPK merupakan wadah pemersatu, pemberdaya potensi dan penyalur aspirasi antar suku/etnis, budaya, agama, dan warga masyarakat di Kabupaten Bogor.

“FPK Kabupaten Bogor merupakan bentukan Pemerintah yang terdiri dari FKDM, dan FKUB yang tergabung dibawah kewenangan Organisasi dan Tata Kerja Insektorat dan KesbangpolKabupaten Bogor,” kata Nia Kurniasih.

Ia menjelaskan, bahwa salah satu visi dari FPK yakni melestarikan kebhinekaan ras, suku/etnis, budaya, dan agama melalui interaksi sosial dalam mengembangkan kehidupan demokrasi, bahasa, adat istiadat, seni budaya, pendidikan dan perekonomian untuk mewujudkan terciptanya kehidupan masyarakat yang rukun dan damai.

“Sedangkan misi dari FPK itu adalah menjaga dan memelihara keutuhan persatuan dan kesatuan bangsa serta tetap tegaknya kedaulatan NKRI diperlukan adanya komitmen seluruh lapisan dan upaya-upaya guna meningkatkan persatuan dan kesatuan antar suku/etnis, sesuai dengan Bhineka Tunggal Ika sebagai alat pemersatu bangsa,” jelasnya.

Selain itu, imbuh Nia, FPK juga menyelenggarakan kewajiban untuk melestarikan nilai-nilai sosial budaya, mengembangkan kehidupan berdemokrasi, melindungi masyarakat, serta menjaga persatuan dan kesatuan NKRI.

“Kami mendorong terwujudnya Forum Pembauran Kebangsaan guna memperkokoh integritas nasional serta menegakkan kedaulatan NKRI,” tukasnya. (adi)