PD PPJ Lakukan Assessment Pegawai Struktural

bogorOnline.com

Sebanyak 27 pegawai struktural Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PDPPJ) Kota Bogor mengikuti kegiatan penilaian kompetensi (Assessment). Assessment ini digelar oleh existensi Biro Konsultasi Psikologi Jalan Kantor Batu No 19 Bogor dengan psikolog Dra.Elenawati W.MS & Associates pada Senin Senin (29/4) pukul 07.00 s/d selesai dengan dua tahapan sesi, yaitu test psikologi dan test wawancara.

Direktur Utama PDPPJ, Muzakkir dalam sambutannya menyampaikan bahwa pegawai di minta untuk tetap tenang dan menjadi diri sendiri ketika sedang menjalani assessment. Kegiatan ini untuk mengukur kemampuan para pegawai struktural dan akan rutin dilaksanakan setiap dua tahun sekali.

“Ini merupakan kegiatan rutin yang biasa dilaksanakan oleh sebuah perusahaan. Hasil dari assessment ini diharapkan dapat menjadi dasar pertimbangan Direksi untuk menempatkan pegawai sesuai dengan minat dan bakat. Kita harus siap berlari seperti Bogor berlari yang di canangkan oleh Walikota Bogor, Bima Arya yaitu dengan tujuan untuk membangun tim yang kompak, solid, dan sesuai dengan kemampuan dari masing – masing pegawai yang ada di lingkungan PDPPJ,” tutur Muzzakir.

Hal senada disampaikan oleh Direktur Umum PDPPJ, Jenal Abidin, tujuan kegiatan assessment ini juga salah satunya sebagai sarana untuk meningkatkan kapasitas dan kinerja pegawai dalam menjalankan tugas – tugas atau fungsi masing masing jabatan. Dengan adanya assessment ini semua pegawai bisa memahami , mengerti dan bekerja lebih keras dalam menjalankan tugas yang diamanahkan oleh Direksi.

“Untuk mencapai tujuannya dan menghindari kesalahan pengelolaan SDM maka diperlukan prinsip the right man in the right place, dalam pengertian yang sederhana yaitu menempatkan orang sesuai dengan keahliannya. Suatu tim akan mampu bergerak lebih cepat kalau orang yang didalamya mengurusi hal-hal sesuai keahliannya,” ujar jenal.

Salah satu pegawai struktural yang mengikuti assessment, Iwan Arief Budiman mengatakan bahwa Ini adalah rangkaian test dan simulasi objektif untuk mengetahui dan paham akan karakter bakat dan skill.

“Seru dan tidak membosankan, toh ini bukan tentang hebat atau tidak serta pintar tidaknya, karena ini sangat bermanfaat untuk olah data Direksi jika ingin lebih maksimal dalam hal-hal yang belum klop atau belum pas,” tutup Iwan.(Nai/*)