Rumah Pohon, Daya Tarik Baru Curug Cipamingkis

 

BOGOR – Pohon Tiara Kerbau berumur ratusan tahun nampak kontras di antara jajaran pohon Pinus di Bukit Cipamingkis, Desa Wargajaya, Kecamatan Sukamakmur Kabupaten Bogor. Sekira 100 meter menuju air terjun yang menjadi spot andalan objek Wisata Curug Cipamingkis, pohon besar dengan diameter sekitar 100 sentimeter ini, menjadi daya tarik baru bagi pengunjung untuk menikmati liburan di Curug Cipamingkis.
“Kami bangun rumah pohon dan ini cukup menarik pengunjung,” ujar Udan Rustandi, Wakil Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Puncak Mandiri, Jum’at (05/03).

Objek Wisata Curug Cipamingkis dikelola oleh LMDH Puncak Mandiri. Sejak 2002, kawasan ini memang menjadi destinasi yang banyak dikunjungi wisatawan domestik hingga mancanegara. Secara swadaya LMDH mengelola lahan Perhutani tersebut, memberdayakan masyarakat lokal dan menyumbang pendapatan asli daerah bagi pemerintah Kecamatan Sukamakmur.
“Sekarang kami sudah bangun di kawasan spot untuk swafoto, dan juga kolam renang,” kata Udan.

Di ketinggian 900 meter di atas permukaan laut (mdpl), Bukit Cipamingkis menawarkan kesejukan alam yang menyegarkan.
Pengelola juga telah menyiapkan cottage untuk menginap, area camping ground, aula besar dan fasilitas ibadah.

Untuk masuk ke kawasan objek wisata ini, pengelola mematok tiket Rp 33 ribu. Dengan harga itu, pengunjung sudah bisa menikmati spot untuk swa foto dan kolam renang. Adapun untuk menginap, pengelola mematok harga kamar dari Rp 350 ribu sampai Rp 500 ribu. Kavling camping ground dihargai Rp60 ribu. Pengelola juga menyediakan paket tenda lengkap dari harga Rp 250 ribu hingga Rp 1 juta.

Menurut Udan, kawasan ini ramai dikunjungi pada akhir pekan dengan jumlah kunjungan sekitar 500 sampai 600 orang. “Kalau hari besar dan libur panjang, jumlah pengunjung bisa mencapai 2 ribu orang,” katanya(*)