Kejaksaan Bakal Dalami Nama-nama yang Disebut MH

Kota Bogor – bogorOnline.com

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor menyatakan pihaknya akan segera mendalami kasus dugaan korupsi dana hibah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tahun Anggaran 2017. Hal ini dilakukan lantaran tersangka MH menyebut soal perintah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) bersama ‘panglima’.

“Tadi kami hanya periksa sebentar karena belum didampingi oleh pengacara. Kami belum tahu apa, siapa yang dikatakan MH. Setelah ini kami akan panggil lagi, perdalam lagi apa yang dimaksud MH,” kata Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus, Rade Satya Parsaoran, Kamis 25 Juli 2019.

Rade lanjut mengatakan, selain MH, pihaknya juga akan melakukan pemanggilan terhadap nama-nama yang disebutkan oleh MH. Termasuk mendalami aliran dana dari hasil korupsinya.

“Kami akan periksa lagi (MA). Tetapi apakah keterangan dia itu ada saksi lain yang menguatkan. Jangan hanya pengakuan saja. Kami akan lakukan pendalaman. Jadi dia sebut A, kami panggil si A,” ungkapnya.

MH yang merupakan ASN bertugas di Satpol PP Kota Bogor ini berhasil ditangkap tim Kejari di rumahnya di Gunung Sindur, Kabupaten Bogor sekira pukul 14.00 WIB. Selain MA, Kejari juga menyita terhadap satu unit rumah dan bangunan.

“Dia (MA) koperatif sekali saat ditangkap sedang berada di dalam kamar. Tadi dia nggak banyak bicara, hanya takut saja saat tahu ditetapkan DPO,” ungkapnya.

Dalam kasus ini, kata Rade, MH berperan selaku ketua kelompok kerja (Pokja) Unit Layanan Pengadaan (ULP) sekretariat KPU. Dia juga yang mengatur pelelangan dua kegiatan fiktif pada Pilkada Kota Bogor 2018.

MH disangkaan melanggar Pasal 1 ayat (1) subsider Pasal 3 Undang Undang 31/1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang 20/2001 tentang Pemberatasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 20 tahun.

Bersama HA, mantan bendahara KPU Kota Bogor yang lebih dulu ditetapkan tersangka, MH saat ini menjadi tahanan titipan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bogor sambil menunggu pelimpahan berkas persidangan ke Pengadilan Tipikor Bandung. (HRS)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *