Mencemari Sungai Cileungsi, Pembuangan Limbah Industri Ditutup Permanen DLH Bogor

Cibinong, bogorOnline.com-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor Jawa Barat, mengambil tindakan tegas berupa penutupan permanen saluran pembuangan air limbah industri tanpa izin. Penutupan itu menyasar dua perusahaan yakni PT MGP di Desa Kembang Kuning, Kecamatan Klapanunggal yang bergerak di bidang usaha pengolahan plastik dan PT. HTI di Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, bidang usaha suku cadang logam.

Sekretaris DLH Anwar Anggana yang memimpin inspeksi mendadak (sidak), bermuara pada tindak penutupan permanen. Tindakan penutupan diambil karena sebelumnya pada 1 Oktober 2018 kedua pabrik ini sudah disegel DLH Kabupaten Bogor. Namun hingga kini belum juga memenuhi kewajiban dalam pengelolaan limbahnya.

Penindakan disaksikan jajaran DLH, Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Pencemaran dan Kemitraan Endah Nurmayati, Kabid Penataan Hukum dan Pemulihan Lingkungan, Uli Tiarma Sinaga PPLH, serta Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Ahmad Fathoni (F-PKS), dan perwakilan Polres Bogor.

“Tindakan ini akan diikuti penindakan terhadap beberapa kegiatan industri lain sesuai jadwal yang sudah ditetapkan. Saat ini DLH sudah diperkuat Pejabat Pengawas Lingkungan Hidup (PPLH),” ujar Anwar, Kamis (29/8).

Sementata Ketua Komunitas Peduli Sungai Cileungsi-Cikeas (KP2C) Puarman yang ikut dalam sidak tersebut memberikan apresiasi atas sikap tegas DLH Kabupaten Bogor. “Kami dukung tindakan tegas DLH,” tandasnya di lokasi penindakan. (BTJ)