Proyek Lift Setda Kota Bogor Segera Dikerjakan

Kota Bogor – bogorOnline.com

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memastikan melanjutkan pembangunan lift gedung Sekretariat Daerah (Setda) Kota Bogor setelah mangkrak selama enam tahun atau tepatnya sejak 2013 lalu. Proyek ini dibiayai APBD 2019 senilai Rp 4,69 miliar dari pagu anggaran Rp 6,89 miliar.

Kepala Bagian (Kabag) Umum pada Setda Kota Bogor Yadi Cahyadi mengatakan, bahwa pembangunan lift lanjutan telah dimenangkan CV. Ananda Azka Perkasa perusahaan asal Kota Bogor dengan nilai kontrak kerja Rp4,69 miliar. Sesuai rencana pekerjaan dilaksanakan selama 120 hari kalender.

“Dari tahapan lelang pemenang sudah, SPPBJ (Surat Penunjukan Penyedia Barang Jasa) juga sudah, kemarin kontrak kerja dan membuat jaminan pelaksanaan. Selanjutnya (kontraktor) mulai kerja dengan pelaksanaan 120 hari kalender,” kata Yadi kepada awak media, baru-baru ini.

Dalam proyek kali ini, kata Yadi, terdapat perubahan seperti pada panoramik kaca luar dari kontruksi litf yang sebelah kanan dimana tadinya warna coklat menjadi biru langit. Kemudian akan ada penambahan fasilitas lain seperti di dalam lift akan dibuat mewah.

“Termasuk dinding dan lantai luar diganti dengan granit. Nanti ada media informasinya. Plafon depan dan ruang genset juga diperbaiki. Intinya kita akan tata lebih bagus lagi tidak hanya pada litf-nya saja tapi area sekitarnya,” imbuh Yadi.

Ia menilai bahwa keberadaan lift ini sudah sangat diperlukan untuk kemudahan mobilitas tak hanya bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Setda Kota Bogor, juga tamu-tamu yang ke Unit Layanan Pengadaan (ULP), bagian pemerintahan, Sipatahunan dan lainnya agar lebih nyaman.

“Jadi kalaupun diharuskan bolak-balik serta membawa barang banyak, tidak masalah. Selama ini kan menggunakan tangga, jadi nanti lebih mudah mobilisasi. Sebenarnya proyek lift ini sudah ada dari dahulu, tapi mangkrak. Hingga saat ini saya menyelesaikan pekerjaan yang ada,” jelasnya.

Sebelumnya, Yadi menyampaikan bahwa terhadap proyek lift ini telah dilakukan kajian oleh politeknik Bandung awal 2019 dengan hasil menyatakan bahwa semua kontruksi dan bangunan lainnya dapat dilanjutkan. Namun, ada rekomendasi untuk beberapa bagian yang perlu diganti dan diperkuat konstruksinya.

“Ada beberapa item yang harus dibongkar dam ada juga yang harus dilakukan penguatan-penguatan terhadap kontruksi itu sendiri. Saat ini pengerjaan sebetulnya tinggal pemasangan lift, tetapi dalam pembangunan akan ada penambahan fasilitas penunjang lainnya sehingga tampilan akan lebih tertata apik,” katanya waktu itu.

Pembangunan lift juga dapat dilanjutkan kembali setelah diterbitkannya Surat Surat Penghentian Penyidikan (SP3) tertanggal 1 Juli 2019. Diketahui, dua bangunan lift di gedung Setda Kota Bogor ini mangkrak setelah kontraktor pemenang tender lelang senilai Rp5,46 miliar tidak bisa menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal pada akhir 2013 lalu. (HRS)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *