Tertimpa Truk Berbobot Besar, Seorang Bocah Meregang Nyawa

GUNUNGSINDUR – bogorOnline.com

Kecelakaan lalulintas di wilayah Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor kembali terjadi. Kali ini, lakalantas itu menyebabkan seorang bocah meregang nyawa, setelah tertimpa truk memiliki bobot besar yang terguling, pada Sabtu (17/8) sekira pukul 17.00 WIB.

Bedasarkan keterangan yang diperoleh bogoronline.com dari berbagai sumber dipercaya, kecelakaan yang menyebabkan satu orang bocah berusia 4 tahun warga Kp. Glusur RT 01/07 Desa Gunung Sindur Kecamatan Gunug Sindur, meregang nyawa. Namun kejadian tersebut belum diketahui bagaimana awal mulanya.

Salah satunya Iyus (47) yang merupakan tetangga korban mengatakan, korban usai mandi di areal persawahan yang tidak jauh dari kediaman korban, korban pergi bersama temen-temannya,  karena air sumur disekitar rumah korban mengalami kekeringan.

“Seusai mandi pada sore menjelang magrib korban kembali kerumah. Namun dikabarkan korban mengalami kecelakan tertimpa mobil truk tronton bermuatan tanah yang terperosok,” ungkap Iyus.

Namun iyus mengaku, tergulingnya truk tronton yang terperosok tersebut tidak mengetahui secera pasti.

“Tiba -tiba terperosok dan terbalik, lalu menimpa korban yang masih berusia 4 tahun ini. Korban mengalami luka di bagian kepala dan sempat dibawa ke rumah sakit Sari Asih Ciputat, dan korban meninggal. Kemudian, korban dibawa kembali kerumah oleh keluarga korban, dan tadi pagi korban dimakamkan,” bebernya.

Sementara itu Sudrajat, kanit satpol-pp Kecamatan Gunung Sindur, melalui aplikasi whatsap, membenarkan kejadian lakalantas tersebut.

“Iyah benar, tapi saya mendapatkan informasi dari petugas piket satpol pp, bahwa ada truk tronton terguling di Gunung Sindur dan ada korban satu (1) orang anak kecil,” ujar Sudrajat, Ahad (18/8/19).

Namun Sudrajat tidak mengatakan secara jelas nama korban dan kejadiannya. Dia mengaku, dirinya hanya mendapatkan informasi dari petugas yang tengah piket.

“Saya tidak tau jelasnya kejadian tersebut, karena laporaan kejadian kurang lengkap,” katanya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian polsek sektor Gunung Sindur, belum memberikan keterangan. (Mul)