Bangun Kerjasama, Safrudin Bima dan STIA Menarasiswa Berikan Keringanan Biaya Kuliah

Kota Bogor – bogorOnline.com

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Bogor, Safrudin Bima menjalin kerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Menarasiswa. Kerjasama itu bertujuan untuk memberi keringanan biaya bagi warga yang ingin menempuh pendidikan di perguruan tinggi.

“Ini adalah inovasi untuk dapat memberi manfaat bagi orang lain. Saya hanya menjembatani dengan pihak perguruan tinggi. Sebab masih banyak generasi muda yang belum masuk kampus,” kata Safrudin usai acara temu wicara dengan perwakilan STIA Menarasiswa dan warga di Fraksi Amanat Nurani Rakyat DPRD Kota Bogor, Minggu 15 September 2019.

Safrudin yang juga Anggota DPRD Kota Bogor ini lanjut mengatakan, sejauh ini sudah ada 16 orang merupakan warga Tanah Sareal yang terdaftar sebagai mahasiswa D3 di STIA Menarasiswa.

“Mereka ini kan tergabung dalam Korsa (Komunitas Relawan Safrudin). Tapi dari kecamatan lain juga banyak yang ikut di program ini. Ya, kurang lebih ada puluhan mahasiswa yang sudah lulus,” imbuh Safrudin.

Dirinya berharap dengan adanya program ini, generasi muda yang berasal dari keluarga biasa akan menjadi generasi luar biasa. Sehingga mampu memberikan kontribusi positif bagi kemajuan Kota Bogor dan Indonesia.

“Saya selalu berbicara jangan jadikan keterbatasan sebagai penghalang untuk menjadi luar biasa,” katanya.

Pada kesempatan ini juga Safrudin mengungkapkan bahwa ia sedang mengajukan diri sebagai dosen luar biasa di STIA Menarasiswa.

“Karena saya adalah orang akademis, jadi nggak bisa jauh-jauh dari kampus,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua I Bidang Akademik STIA Menarasiswa, Saprudin mengatakan, bahwa kerjasama tersebut sama sekali tidak mengandung unsur politik. Namun, hal ini bentuk Coorporate Social Responsibility (CSR) dari kampus untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) khususnya di Kota Bogor.

“Kami memberikan keringanan biaya bagi warga yang mengambil program study D3. Ini adalah bentuk CSR kami bagi masyarakat, agar meningkatkan sumber daya manusia. Untuk kouta sendiri kampus akan melihat jumlah rasio dosen yang ada dengan mahasiswa setiap tahun akademik,” tukas Saprudin.

Sementara itu, calon mahasiswa STIA Menarasiswa pada umumnya mengungkapkan sangat menyambut baik dan tidak akan menyia-nyiakan kesempatan adanya program tersebut. Terlebih warga juga menyampaikan terimakasih atas terobosan yang digagas oleh Safrudin Bima.

“Saya sangat menyambut baik ini, setidaknya untuk meningkatkan sumber daya manusia dari sisi pendidikan. Terimakasih untuk Pak Safrudin yang sudah memberikan peluang ini sehingga saya bisa mengikuti program study D3,” ujar Andika, warga Sukaresmi.

Senada dikatakan Robi Nesti. Ia sangat menyambut program tersebut dan kebetulan asa keinginan untuk meneruskan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

“Terimakasih kepada Pak Safrudin Bima yang telah membuat kita semua bisa merasakan bangku kuliah dan mudah-mudahan ilmu yang didapat bermanfaat untuk kedepannya. Mudah-mudahan juga kedepannya beliau selalu diberikan sehat dan banyak rezekinya,” kata PKWT di Kelurahan Sukaresmi ini. (HRS)