Proyek Flyover RE. Martadinata Capai 66 Persen, Pemkot dan DPRD Cek Langsung Lokasi

Kota Bogor – bogorOnline.com

Wali Kota Bogor Bima Arya meninjau proyek flyover atau jalan layang di Jalan RE. Martadinata, Cibogor, Bogor Tengah pada Senin siang, 21 Oktober 2019. Kedatangannya bersama Ketua DPRD dan wakilnya, Atang Trisnanto dan Dadang Danubrata serta jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.

Usai peninjauan, Bima Arya mengungkapkan, progres atau kemajuan pembangunan flyover hingga saat ini sudah mencapai 66 persen tinggal penyambungan antara dua sisi jalan. Ia juga menyatakan bahwa pekerjaan akan berjalan sesuai jadwal.

“Tadi setelah dihitung masih terkejar targetnya. Insya Allah, on schedule tidak ada persoalan. Pembebasan lahan ini sudah berjalan, sambil dibangun, sambil sidang juga. Sudah ada kesepakatan positif dengan pemilik lahan,” kata Bima.

Pada proyek flyover yang memiliki panjang 458 meter dan menghabiskan biaya sebesar Rp105 miliar dari APBN melalui kementerian PUPR, Bima berharap selesai sesuai dengan batas kontrak pada 19 Desember 2019. Ia juga berjanji akan meninjau kembali proyek tersebut pada November mendatang.

“Peresmian bisa akhir tahun juga. Setelah laik, tidak usah menunggu lama diresmikan atau minggu itu juga diresmikan. Tidak ada persoalan berarti dan tidak ada kecelakaan kerja. Bulan depan kami akan meninjau lagi ke sini, karena ini proyek untuk mengurai kemacetan di RE Martadinata,” terangnya.

Ditempat yang sama, Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto mengatakan, bahwa dari informasi yang diterimanya, proyek flyover ini tinggal menyisakan pekerjaan bangunan utama sepanjang 16,5 meter sehingga ia berharap proyek tersebut dapat rampung sesuai target. “Mudah-mudahan dengan pengerjaan oleh kontraktor dan diawasi kami sesuai target yang dicanangkan,” singkatnya.

Sementara itu, Kepala Satker PJN2 DKI Jakarta, Sinta Febria mengungkapkan hal senada mengenai progres proyek telah mencapai 66 persen dengan pekerjaan meliputi, di antaranya lima pilar dan bentang jalan dari A2 sampai P5-P4 telah dicor lantai. Sedangkan sisanya pekerjaan bentang utama.

“Untuk bentang utama ada tiga segmen dengan panjang 16,5 meter lagi yang belum kelar. Target kita akhir November struktur selesai. Setelah itu, penyelesaian aksesoris dan pekerjaan minor-nya. Mungkin nanti 19 Desember 2019 selesai semua,” paparnya.

Lebih lanjut, kata Sinta, selama ini pihaknya belum mendapati kendala yang begitu signifikan. Adapun soal sisa bidang tanah dinyatakan olehnya telah selesai sehingga saat ini tinggal mengejar sisi pekerjaan saja.

“Insya Allah selesai tepat waktu. Setelah selesai ini ada uji laik fungsi yang nanti akan didiskusikan dengan Pemerintah Kota Bogor. Tapi untuk jembatan dengan bentangan pendek, kalau uji beban kita tidak ada,” tukasnya. (HRS)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *