Pastikan Pekerjaan Tepat Waktu, Komisi III Sidak Pedestrian Suryakencana

Kota Bogor – bogorOnline.com

Komisi III DPRD Kota Bogor melakukan inspeksi mendadak (sidak) pembangunan pedestrian Jalan Suryakencana, Babakan Pasar, Bogor Tengah pada Rabu siang, 13 November 2019. Kedatangan wakil rakyat itu untuk memastikan pembangunan pedestrian yang menelan biaya APBD Rp14 miliar tersebut selesai sesuai batas kontrak 27 Desember 2019.

“Kedatangan kami ke sini untuk memastikan pekerjaan dan meminta kontraktor tetap waktu tanggal 27 Desember. Kami juga ingin memastikan hak-hak terutama pedagang di sekitar trotoar tetap terjaga. Alhamdulillah, trotoar sudah ada penyesuaian dari awalnya dua meter hanya bertambah 60 sentimeter,” kata Ketua komisi III, Adityawarman Adil seusai sidak.

Lanjut Adit sapaan politisi PKS itu, bahwa penyelesaian pembangunan pedestrian sangat berpengaruh terhadap kelancaran transaksi karena kawasan tersebut pusat ekonomi bagi masyarakat. Sejauh ini, sambung dia, aspirasi masyarakat ke DPRD mengenai lebar pedestrian.

“Iya, masalah lebar trotoar karena jalan di sini tidak sebesar jalan di Pajajaran, Juanda dan jalan lainnya. Tapi usulan masyarakat sepertinya sudah disesuaikan oleh pihak pengembang, sehingga lebar bisa dikurangi dari perencanaan awal,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, anggota Komisi III, Zaenul Mutaqin menambahkan, sesuai dengan tupoksi dewan, pihaknya hanya ingin memastikan pembangunan pedestrian Suryakencana selesai tepat waktu pada 27 Desember 2019.

“Nah, kami ingin melihat secara langsung fisiknya seperti apa. Mudah-mudahan kalau tidak ada kendala lagi di lapangan, ini bisa diselesaikan. Sebab, kemarin menurut pihak kontraktor ada sebulan mereka tidak bisa bekerja karena ada keinginan warga yang belum terakomodir tapi alhamdulilah sudah selesai dan baru mulai dikerjakan awal Oktober,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembangunan Kebinamargaan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Bogor, Wawan Gunawan yang hadir dalam kesempatan itu menjelaskan, progres pembangunan pedestrian saat ini 43 persen. Meski baru mencapai angka segitu, ia optimis pekerjaan bisa diselesaikan tepat waktu.

“Apalagi material kegiatan itu sudah siap dan sudah mengkoordinasikan antara pekerja dengan waktu yang tersisa satu bulan setengah lagi dan saya yakin masih bisa selesai dalam waktu yang ada,” terang Wawan.

Wawan menjelaskan, instansi yang mengurusi kegiatan ini juga akan meminta penambahan jam dan tenaga kerja untuk mengejar ketertinggalan beberapa pekerjaan seperti pemasangan box utilitas.

“Pemasangan box tinggal beberapa lagi dan ditargetkan pertengahan bulan ini sudah masuk semua. Setelah selesai, kanstin dan lantai kerja masuk baru kemudian pemasangan granit,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa pedestrian yang akan dibangun lebarnya hanya 2,6 meter. Hal itu dilakukan untuk mengakomodir keinginan dari masyarakat setempat. Sedangkan untuk panjang pedestrian sendiri tidak berubah tetap sekitar 850 meter.

“Ada CCO tapi masih diinventarisasi dengan melihat koridor-koridor yang perlu kita tata. Untuk anggaran tetap tidak ada pengurangan, tapi ada penambahan kegiatan. Nanti ada addendum pekerjaan,” pungkasnya. (HRS/NAI)