Puluhan Rumah dan Gedung Sekolah Rusak Terdampak Angin Puting Beliung di Tenjo

TENJO – bogorOnline.com

Hujan besar disertai angin kencang, atau biasa disebut juga angin puting beliung melanda sejumlah Desa di wilayah Kecamatan Tenjo Kabupaten Bogor, pada Selasa (12/11) sore. Dampak dari peristiwa tersebut mengakibatkan puluhan rumah dan gedung sekolah rusak.

Tercatat sekitar 60 rumah warga  yang mengalami rusak ringan dan berat. Dari sejumlah Desa yang terdampak angin kencang, diantaranya, Desa Cilaku, Singabangsa dan Desa Tenjo, se Kecamatan Tenjo, 6 unit rumah mengalami rusak berat akibat tertimpa pohon besar yang tumbang akibat diterjang angin.

“Kami dari pemerintah kecamatan Tenjo bersama TNI Polri dan satpol-PP sudah membantu memperbaiki rumah warga yang terdampak angin kencang,” ungkap Asnan, Camat Tenjo kepada bogoronline.com Rabu (13/11/19).

Asnan mengatakan, dampak dari hujan lebat disertai angin kencang juga mengakibatkan dua gedung SD Negeri Tegal Pondoh, mengalami rusak dibagian atap dan plafon jebol.

Menurutnya, kedua ruangan, sudah tidak bisa digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

“Untuk proses belajar, kita sepakat dengan pihak sekolah dengan melakukan pembagian jam belajar dari pagi dan siang,” ujarnya.

Asnan menjelaskan, kerusakan rumah di Desa Tenjo, ada 21 unit rumah milik warga yang rusak ringan, termasuk menara Masjid rusak dihempas angin, dan satu unit rusak berat, untuk Desa Cilaku ada 6 unit rumah rusak ringan.

“Yang terparah di Desa Singabangsa, keseluruhan dari rusak ringan dan rusak berat itu kurang lebih ada 60 rumah. Untuk yang rusak berat, ada 5 rumah termasuk gedung sekolah,” jelasnya.

Asnan menambahkan kejadian itu sekira pukul 15, 30 Wib, setelah Ashar. Menurutnya, dari peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa, hanya saja, mengalami kerugian materi sekitar 400 juta, termasuk gedung SD Negeri Tegal Pondoh, karena hingga saat ini tidak bisa digunakan.

“Kerusakan rumah warga yang dinilai mengalami rusak berat dan tidak bisa dihuni lagi, warga (korban) tinggal dirumah saudara atau tetangganya. Setelah kita melakukan kerja bakti bersama warga sekitar, membantu untuk memperbaiki, dan sekarang sudah bisa ditempati kembali oleh warga,” pungkasnya. (Mul)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *