by

Diterjang Banjir, Proyek Jembatan Gerendong Ambruk Terbawa Hanyut

RUMPIN – bogorOnline.com

Banjir bandang yang menerjang wilayah Desa Kampung Sawah Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, membuat jembatan kali Cisadane gerendong ambruk terbawa derasnya air, empat orang pekerja proyek selamat dari mara bahaya tersebut.

Ambruknya jembatan yang merupakan proyek akhir tahunanan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, kontruksi bangunan proyek yang baru setengah itu
hanyut setelah diterjang banjir bandang, disinyalir tiang penyangga jembatan tidak mampu menahan derasnya air kali Cisadane yang terjadi pada Jum’at (6/12/2019) sekira pukul 21.30 Wib.

Menurut keterangan salah satu warga Desa Kampung Sawah Yani (40), ia mengatakan para pekerja proyek sedang bekerja lemburan pada malam hari, saat air pertama datang, jembatan belum roboh. Namun, air yang kedua datang itu setinggi menyamai jembatan, dan tidak lama kemudian jembatannya roboh.

“Jembatan ini dibangun baru setengahnya saja, belum tersambung ke permukaan jalan sana. Pekerja proyek diberi tahukan bahwa ada banjir di kali Cisadane, kemudian para pekerja itu pun berlarian ketas jalan. Sedangkan jembatannya langsung roboh, beruntung tidak ada korban jiwa,” ungkap Yani.

Jembatan Gerendong Rumpin sebelum Roboh

Sementara, Sarwoto menuturkan, kejadian robohnya proyek jembatan Gerendong, akibat terbawa hanyut air kali Cisadane. Pekerja proyek setelah menyelesaikan pekerjaan, tiba-tiba air datang dengan sangat deras.

“Ada empat orang pekerja proyek yang sedang mengelas, ketika tahu air datang cukup deras, langsung berlari keatas, lima menit kemudian jembatan roboh, ada sekitar 10 hingga 12 batang semua terbawa hanyut oleh air, tinggal menyisakan satu batang,” paparnya.

Menurut Sarwoto, pekerjaan proyek jembatan ini sudah mencapai 50 persen, tapi sekarang hanyut terbawa air kali Cisadane, tiang penyangga jembatannya roboh, sehingga semua kerangka besi jembatan ikut roboh.

“Pengerjaan proyek ini, dimulai pada bulan 15 September 2019 lalu, direncanakan akan selesai pada akhir tahun ini,” kata dia.

Kapolsek Rumpin, kompol Asep Saepudin saat dikonfirmasi mengatakan, Jembatan Gerendong, yang baru terpasang kerangkanya itu berukuran kurang lebih memiliki panjang 45 meter roboh, akibat tiang penyangga jembatan tidak mampu menahan deras air kencang yang  datang dari arah Bogor.

“Dengan ambruknya tiang penyangga jembatan tersebut, maka besi baja yang sudah dirakit atau terpasang jatuh dan hanyut  terseret arus air, beruntung tidak ada korban jiwa ataupun luka-luka atas kejadian ini,” tandasnya. (Mul)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed