Mendesak, Hasil Kajian Layak Pemekaran Botim Layak

Cileungsi, bogorOnline.com – Kelayakan Bogor Timur (Botim) menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB) semakin mendesak. Dua indikator mendasar yang dimiliki wilayah itu, yakni penyumbang Penghasilan Asli Daerah (PAD) terbesar di Kabupaten Bogor serta jumlah penduduk mencapai 1,3 juta jiwa.

Indikator tersebut menjadi sinyal untuk mendesak pemerintah pusat dan daerah mempercepat pemisahan Botim dari Kabupaten Bogor. Hal itu demi lancarnya pelayanan terhadap masyarakat dan demi meratanya pembangunan di segala bidang.

Sekretaris Presidium Pemekaran DOB Botim, Alex Slamet Riyadi mengatakan, sebagai dasar pengajuan menjadi DOB, adalah dua indikator tadi. Karena, hal itu sesuai UU Nomor 32 tahun 2004, UU Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah dan PP nomor 78 tahun 2007 tentang Tata Cara Pembentukan dan Penggabungan Daerah.

“Desakan warga Botim yang tertuang dalam Surat Keputusan Musyawarah Desa (SKMD) dari 75 desa di 7 kecamatan menjadi bukti desakan bahwa Warga Botim ingin berpisah dari Kabupaten Bogor,” kata Alex kepada bogorOnline.com di Cileungsi, Minggu (1/12).

Selain itu, hasil kajian akademis meliputi Kajian Kemampuan Daerah oleh PT. Karsa Persada Mulia dan Kajian Potensi wilayah oleh PT. Multi Creasi Mandiri Consultant yang ditunjuk Pemerintah Kabupaten Bogor, memperjelas kelayakan Botim jadi DOB. “Hasil kajian akademis dari rekanan yang ditunjuk Pemkab Bogor, merekomendasikan, Botim layak dimekarkan,” tegas Alex.

Lanjut dia, perjuangan presidium sampai saat ini sudah mendapat persetujuan Bupati Bogor dan DPRD yang tertuang dalam Keputusan Nomor, 188.34/1/PB-ADPEM/VII/2019 serta Nomor, 188.34/03/PB-DPRD/2019. Bahkan, Pemprov Jabar juga telah menerima usulan Calon DOB Botim tersebut. Semua persyaratan yang diminta pemerintah pusat, telah disiapkan. Tinggal menunggu waktu sampai dibukanya moratorium oleh pemerintah pusat.

“Untuk itu, saya beserta teman-teman presidium meminta masyarakat botim untuk memberi dukungan agar rencana ini bisa terwujud secepatnya. Demi lancarnya pelayanan dan meratanya pembangunan,” pungkas Alex.

Terpisah, Dewan Penasehat Presidium Botim Beben Suhendar berharap, semua pengurus presidium tetap semangat berjuang. Diharapkan pula, masyarakat Botim mendukung sepenuhnya perjuangan presidium.

“Kepada semua pengurus presidium saya berharap, selalu semangat. Jangan terpancing ocehan luar yang tidak mengerti permasalahan,” tandas Beben yang juga Anggota DPRD Kabupaten Bogor. (Soeft)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *