by

Puluhan Ormas dan Lembaga Deklarasikan Bogor Adem

Kota Bogor – bogorOnline.com

Puluhan orang yang tergabung dalam berbagai organisasi masyarakat (ormas) dan lembaga menyatakan sikap menolak gerakan intoleran atau ujaran kebencian di Kota Bogor. Pernyataan sikap itu disampaikan dalam acara yang diberinama Ngariung Nusantara di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ghazali, Kebon Kepala, Bogor Tengah, Kota Bogor, Senin sore, 9 Desember 2019.

Ketua 4 Badan Sosial Lintas Agama (Basolia), Turmudi Hudri mengatakan, acara ini merupakan silaturahmi dari beberapa ormas dan lembaga. Ada 80 ormas dan lembaga yang hadir dan mereka semua menyatakan sikap menolak gerakan intoleran atau ujaran kebencian.

“Kita di sini sama-sama untuk mendeklarasikan Bogor adem, Bogor damai sepanjang masa sehingga tidak terjadi konflik apapun. Isu politik boleh berkembang tapi jangan jadikan kita ini untuk disintegrasi bangsa. Apapun yang akan merusak atau menyebabkan disintegritas bangsa, kita akan lawan bersama-sama dan ini jangan sampai dikasih kesempatan,” ujarnya.

Salah satu upaya pencegahannya, lanjut Turmudi, pihaknya akan melaksanakan Bogor Bersolawat yang akan diselenggarakan di Mesjid Raya Kota Bogor pada Jumat 13 Desember 2019 mendatang.

“Bogor Bersolawat akan dipimpin oleh KH. Mustofa Abdullah bin Nuh. Kita juga menghimbau semua untuk mengikuti kegiatan tersebut,” imbuhnya.

Menurut Turmudi, Kota Bogor itu adalah kota yang sejuk, aman, damai serta masyarakatnya sangat toleran. Oleh karena itu, Kota Bogor tidak boleh ada gerakan-gerakan yang intoleran dan anti NKRI.

“Nah, virus virus yang anti NKRI, yang kita khawatirkan adalah gerakan ISIS, tapi yang berbahaya lagi adalah isu pendirian khalifah karena bisa membunuh negara. Untuk pencegahannya, kita terus selalu konsolidasi dengan semua steakholder, ormas dan lembaga termasuk TNI-POLRI,” tandasnya. (HRS)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed