by

Merusak Lingkungan, Tambang Clay Buanajaya Diprotes Warga

BOGORONLINE.com, Tanjungsari – Tambang clay di Kampung Peucang Desa Buanajaya Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Bogor, mesti ditutup. Pasalnya, penambangan yang dikelola Koperasi Serba Usaha Sinar Sugih Mukti hanya mengejar keuntungan semata tanpa memperhatikan lingkungan sekitar.

Kegiatan penambangan tersebut telah merusak sumber air bersih warga setempat serta berpotensi mengakibatkan terjadinya bencana longsor. Selain itu, jalan milik Pemerintah Kabupaten Bogor rusak akibat armada pengangkut material.

Salah satu warga Kampung Peucang Ajis mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan air bersih yang layak konsumsi, warga harus mengeluarkan anggaran tak terduga, warga mesti membeli air isi ulang. Sementara perhatian dari pengusaha tidak seimbang dengan kerugian yang diderita warga.

“Warga disini kesulitan mendapatkan air bersih, karena sumber air dirusak penambang. Air yang mengalir tidak bisa dikonsumsi lagi sebab berubah warna. Air menjadi keruh, berwarna kuning tercampur tanah,” kata Ajis kepada bogoronline.com Rabu (26/02) kemarin.

Selain itu lanjut dia, lokasi penambangan yang berada diatas bukit, membuat sekitar 30 kepala keluarga terancam keselamatan jiwanya. Mereka khawatir akan terjadi longsor yang diakibatkan rusaknya ekosistim karena merubah kontur tanah di lokasi galian.

“Nyawa kami disini terancam, karena sewaktu-waktu bisa terjadi longsor. Untuk itu, saya atasnama warga berharap ada perhatian dari pemerintah dan aparat terkait untuk menutup galian itu,” lanjutnya.

Kepala Desa Buanajaya Sudarjat berjanji akan menyelesaikan permasalahan ini. Kats dia, untuk sementara, semua keluhan warga ditampung untuk kepentingan musyawarah.

“Pengusaha telah mengirimkan legalitas usahanya. Sambil mempelajari legalitas, pemerintah desa akan melakukan musyawarah sambil membuat laporan keatas,” tandas Sudarjat. (Soeft)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed