by

Waspada, Jalan Transyogi Tertutup Lumpur Tambang BM

BOGORONLINE.com, TANJUNGSARI – Penambangan yang berada persis di pinggir Jalan Transyogi, jalan akses utama menuju Bandung, rusak parah. Akibatnya, tumpukan kendaraan mencapai radius 2 kilometer terjadi. Kondisi ini membuat warga sekitar dan pengguna jalan mengeluh.

Selain terjadi kerusakan badan jalan karena tergerus air, sebagian badan jalan tertutup lumpur yang berasal dari galian milik PT Bogor Mineral (BM). Sehingga, jalan di Kampung Girijaya Rt 08/04 Desa Sirnarasa Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Bogor menjadi licin, berpotensi mengakibatkan kecelakaan lalulintas.

“Ini sangat berbahaya bagi pengguna jalan. Sewaktu-waktu bisa terjadi kecelakaan karena jalan licin. Tumpukan batu dari galian yang berada lebih tinggi dari jalan, juga mengancam keselamatan jiwa pengguna jalan,” kata salah satu pengguna jalan Yana, kepada bogoronline.com, Jumat (28/02).

Lanjut dia, kondisi seperti ini tidak bisa dibiarkan, terutama galian yang berada tepat dipinggir jalan itu. Karena, darisanalah sumber semua permasalahan. Apalagi saat ini, curah hujan yang tinggi akan menjadi ancaman bagi siapa saja yang melintas di jalan itu.

Yang mengherankan dia, Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Barat terkesan melakukan pembiaran. Walau perusahaan itu mengantongi izin, namun ia mempertanyakan Analisa Mengenai Dampak Lingkungan Hidup (AMDAL) perusahaan itu. Serta kajian Lalulintas dari Dinas Perhubungan.

“Demi keselamatan pengguna jalan yang melintas, saya berharap ada perhatian dari pemerintah, baik provinsi Jabar maupun Pemkab Bogor,” lanjutnya.

Terpisah, Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat M. Ichsan mengaku telah mengetahui aktifitas penambangan PT. BM. Ia berjanji akan memprioritaskan pembahasan perusahaan itu dalam rencana kerja untuk mempertanyakan kepada dinas terkait.

“Saya sudah menerima laporan terkait penambangan itu. Akan diupayakan pembahasannya dengan teman-teman di fraksi dan komisi bersama semua unsur terkait,” tandasnya. (Soeft/omen/gie)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed