by

Dana Corona Diduga Jadi Olahan Dinkes, Garuda KPP-RI Bogor Serbu Kejari

BOGORONLINE.com-BOGOR CIBINONG

Dana penanganan corona diduga jadi bancakan mafia kesahatan puluhan Pemuda yang tergabung dalam
Pimpinan Cabang Generasi Muda Kesatuan Penerus Perjuangan Republik Indonesia (Garuda KPP-RI) Bogor. Demo
Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bogor, Jalan Raya Tegar Beriman, Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong Kamis (30/7/20).

Ketua Garuda KPP-RI Bogor Iman Hasan mengatakan, aksi kedua kalinya saat ini pihaknya mendesak Kejari segera memanggil dan memeriksa Dinas Kesehatan (Dinkes). Terkait pengalokasian dana Covid-19 yang bersumber dari uang rakyat yang diduga disembunyikan oleh dinas. Bagaimana tidak masih ia menjelaskan, uang hasil pajak rakyat Bumi Tegar Beriman, sebesar Rp 377, 3 miliar. Bisa tidak jelas transparansinya untuk apa.

“Ini tak jelas rimbanya kemana, seakan akan menari diatas penderitaan orang lain. Itulah yang dilakukan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) saat ini,” ujarnya di lokasi.

Iman menambahkan, padahal sudah diketahui bersama bahwa anggaran penanganan berjumlah miliaran tersebut, dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2020. Dengan rincian terbagi menjadi dua bidang kesehatan dan non kesahatan. Bidang kesehatan Rp196 miliar meliputi insentif para tenaga kesehatan Rp38,7 miliar, RSUD Cibinong Rp45,3 miliar, RSUD Ciawi Rp29,9 miliar, RSUD Leuwiliang Rp31,8 miliar, RSUD Cileungsi Rp24,7 miliar dan rumah sakit darurat di Wisma Diklat Kementerian Dalam Negeri Kecamatan Kemang sebesar Rp17,5 miliar.

“Melihat masalah tersebut menjadi alasan kami menduga bahwa perilaku
Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) dan Maladministrasi. Pada tubuh Dinkes sangat subur, masif dan terstruktur,” tutupnya.(rul)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed