by

Kota Bogor Borong 5 Penghargaan Sekaligus

BOGORONLINE.com, Kota Bogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menerima penghargaan tertinggi Swasti Saba Wistara tingkat Nasional atau sebagai Kota Sehat Tahun 2019 di Jawa Barat.

Penghargaan tersebut diserahkan Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum kepada Kabag Kesejahteraan Masyarakat (Kemas) Setda Kota Bogor, Asep Kartiwa mewakili Wali Kota Bogor di Gedung Bale Asri Pusdai, Kota Bandung, Selasa (29/9/2020).

Tak hanya itu, ada empat sekolah yang berhasil menorehkan prestasi di Lomba Sekolah Sehat (LSS) tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2019, yakni TK Kesatuan meraih Juara 1, SD Kawungluwuk meraih Juara 2, SMPN 4 meraih Juara 2 dan SMAN 5 meraih Juara 3.

Kabag Kemas Setda Kota Bogor, Asep Kartiwa menuturkan, ada 17 kabupaten/kota di Jawa Barat yang menerima penghargaan, termasuk Kota Bogor yang menerima penghargaan Swasti Saba Wistara.

Tak hanya itu, Kota Bogor juga meraih prestasi untuk Lomba Sekolah Sehat 2019 yang diraih empat sekolah.

Pihaknya berharap raihan penghargaan ini
menjadi salah satu indikator dalam mewujudkan Visi Kota Bogor sebagai kota yang ramah keluarga.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum menjelaskan, penghargaan tertinggi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Swasti Saba Wistara merupakan penghargaan di bidang kesehatan lingkungan yang diberikan kepada kabupaten/kota yang telah menyelenggarakan tujuh tatanan penilaian, yaitu permukiman, sarana dan prasarana umum, industri dan perkantoran sehat, pariwisata sehat, pangan dan gizi, kehidupan masyarakat sehat dan mandiri, serta sosial yang sehat.

Kang Uu sapaan akrabnya menekankan, fokus kebersihan menjadi penting sebagai salah satu tolak ukur kesehatan masyarakat, terutama di masa pandemi Covid-19.

Untuk itu, Kang Uu berharap agar penghargaan Swasti Saba yang telah diraih kota/kabupaten di Jawa Barat bisa menjadi motivasi masyarakat untuk bisa mewujudkan lingkungan yang sehat.

Menyinggung LSS, Wagub menyatakan bahwa LSS merupakan salah satu cara untuk mengevaluasi secara positif dan obyektif untuk melihat wujud implementasi disiplin kesehatan di sekolah, terutama terkait Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). (*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed