by

Souvenir Keraton, Produk Bumi Perpanjang Rezeki

Reporter : Nurfitri Okinawa

Editor : Permata Nurul Aini

 

Selama pandemi COVID-19, sudah banyak pekerja yang dirumahkan. Perekonomian pun terganggu, apalagi untuk pedagang yang memiliki pendapatan harian. Salah satunya ialah Agus (53), seorang pedagang kaki lima yang berjualan kerajinan tangan di area sekitar Keraton Surakarta. Ia baru saja kembali berjualan setelah hampir enam bulan tidak berjualan. 

Pedagang kerajinan suvenir seperti ini sangat bergantung pada pengunjung keraton yang biasanya mencari oleh-oleh. Namun, dengan adanya pandemi seperti ini, tentu saja sangat memengaruhi perekonomian pedagang suvenir seperti Agus. Pendapatan yang biasanya berkisar Rp300.000 – Rp500.000 dalam satu minggu, kini menurun hingga Rp50.000 dalam satu minggu berjualan. “Kalau pas enggak jualan, saya cari tambah-tambahan di rumah, Mbak, bantu-bantu tetangga apa yang bisa dibantu biar bisa makan,” ungkap Agus saat ditanya mengenai pendapatannya selama tidak berjualan.

Selain Agus, juga terdapat pedagang lainnya di sekitaran keraton yang juga bergantung pada wisatawan yang datang mengunjungi area Keraton Surakarta. Agus sendiri telah menjadi penjual kerajinan tangan selama 25 tahun. Ia telah berkeliling hampir ke seluruh pulau Jawa untuk berjualan hasil kerajinan tangan, sebelum akhirnya menetap di Surakarta pada tahun 2000. Untuk barang dagangan yang ia jual, sebagian diproduksi sendiri dan sebagian diambil dari produsen suvenir miniatur dari kayu.

Hasil kerajinan tangan yang Agus buat dijual dengan kisaran harga Rp10.000 – Rp15.000, sedangkan untuk barang yang diambil dari produsen berkisar Rp10.000 – Rp20.000 untuk miniatur (tergantung ukuran), dan untuk gantungan kunci juga gelang berada di kisaran Rp5.000 – Rp10.000. Ia mulai berjualan dari pukul 8 pagi hingga 4 sore setiap hari, mengikuti jadwal buka dari Keraton Surakarta. “Bantuan ya belum ada, Mbak. Kalau ada, ya alhamdulillah, kalau enggak juga ya enggak apa-apa,” tambah Agus. Harapan ke depannya, ada bantuan bagi para pedagang yang menghasilkan uang secara harian.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed