by

Murid SMAN 1 Leuwiliang Terpapar Covid-19, Komisi IV Minta PTM di Bulan Juli Dievaluasi

 

Bogoronline.com – Beredar seorang murid di sekolah SMAN 1 Leuwiliang teridentifikasi positif covid-19, Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor meminta Pemerintah mengkaji ulang Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di bulan Juli 2021 mendatang.

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, Daen Nuhdiana mengaku masih belum yakin terhadap PTM serentak yang akan dilaksanakan di 4.212 sekolah tingkat dasar hingga tingkat atas di Kabupaten Bogor. Dia menyebut, perlu adanya kajian khusus terhadap PTM yang akan segera digelar di Kabupaten Bogor

“Ini rencana tatap muka otomatis perlu kajian-kajian dari akademisi ataupun dari ahli-ahli apakah perlu atau tidak, dan sejauh mana cara melaksanakan PTM ini,” kata dia kepada wartawan, Rabu (7/4).

Terkait protokol kesehatan juga, lanjut Daen, harus benar-benar dikaji dan diperhatikan oleh pihak-pihak terkait agar tidak adanya kluster baru di sekolah seperti seorang murid di SMAN Leuwiliang.

“Terus bagaimana juga terkait perketat prokes. Ini harus penuh kajian. Jangan sampai nanti ketika tatap muka, menimbulkan kluster baru. Jadi perlu kajian dulu,” tegas Politisi Partai Hanura tersebut.

Kajian tersebut, ucap dia, bisa dilakukan secara maksimal sebelum digelarnya PTM serentak di Kabupaten Bogor pada Juli mendatang.

“Jadi waktu tinggal beberapa bulan lagi, untuk menuju tatap muka, sebulan ini harus penuh kajian pemerintah. Saya juga dilema. Pertama, jenuh juga jika terlalu lama PJJ dan PJJ ini juga artinya ilmu siswa nantinya akan berkurang karena cara belajarnya tidak terpola ini yang akan mengurangi SDM kita nantinya,” pungkasnya. (Egi)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *