by

Pengundian TPS Pasar Parungpanjang Disambut Baik Pedagang

BOGORONLINE.com, PARUNGPANJANG – Dalam menentukan kios Tempat Penampungan Sementara (TPS), Pasar Parungpanjang melakukan pengundian yang disambut baik para pedagang pasar karena dinilai sangat transparansi dan tidak menimbulkan gejolak sosial.

Para pedagang, akan menempati TPS yang berlokasi di Jalam Raya Moh Toha Desa Cibunar Kecamatan Parungpanjang Kabupaten Bogor, pada 8 Agustus 2021 mendatang. Pasalnya, bangunan lama pasar rakyat Parungpanjang akan di lakukan perbaikan.

Kepala Unit Pasar Parungpanjang Erick Ibnu Afwan menuturkan, sistem pengundian kios TPS bagi pedagang pasar Parungpanjang, dilaksanakan selama 4 hari, sejak Senin (26/7) kemarin yang di ikuti para pedagang.

Menurutnya, hal ini berdasarkan surat edaran Direktur PD Pasar, pada 9 Agustus 2021, gedung pasar yang lama akan dibongkar, namun teknis di lapangan, pihak pengelola Pasar Parungpanjang yang memberikan waktu bagi para pedagang untuk mengevakuasi barang mereka pindah ke TPS.

“Para pedagang pasar jika sudah memperpanjang kartu tanda berdagang (KTB), baru mendapatkan kupon undian nomer lokal yang bisa diundi, jika sudah mendapat nomer itu, sudah bisa menempati kios TPS, “terangnya.

Menanggapi hal itu, ketua Forum Pedagang Pasar Parungpanjang H. Aseh Saepudin, pihaknya menyambut baik sistem pengundian untuk TPS Pasar. Ia menyampaikan, ini sudah menjadi keinginan para pedagang.

“Kita pedagang tanggal 8 Agustus itu sudah pindah ke TPS, mudah-mudahan ada toleransi dari PD Pasar, tanggal 8 itu, tidak sekaligus di padamkan listrik, jika masih ada pedagang yang belum mengangkut barang-barangnya untuk pindah,”kata dia.

Sementara itu, pedagang pasar Parungpanjang, Mumin yang merupakan kepala Desa Gintung Cilejet mengatakan, dirinya memiliki toko di pasar Parungpanjang yang akan renovasi total.

Untuk itu, Mumin menilai, pengundian untuk menentukan kios TPS untuk pedagang sudah dianggap adil. Menurutnya, cara seperti ini tidak akan ada permainan lewat belakang atau main mata yang bisa menimbulkan gejolak sosial para pedagang.

“Saya berjualan di pasar Parungpanjang sudah lama bahkan sebelum menjadi kepala Desa Gintung Cilejet. Bagi saya pengundian TPS ini sudah tepat, sehingga tidak ada permain lewat belakang dengan uang pelicin, “ucapnya. (Mul)

ARTIKEL REKOMENDASI

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *