Sekda Ingatkan LPTQ Harus Selektif Pilih Calon Kader Jelang MTQ Ke-43

Cibinong Raya450 views

 

Cibinong – Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanuddin mengingatkan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) tingkat Kecamatan dan Kelurahan/Desa untuk selektif memilih dan menilai kader jelang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-43 tingkat Kabupaten Bogor tahun 2021.

Hal tersebut ia sampaikan dalam rapat persiapan MTQ ke-43 yang bertemakan “Upaya Peningkatan Kapasitas, Kapabilitas, Kualitas dan Kuantitas Peserta, Pembina, Dewan dan Hakim MTQ” bersama panitia LPTQ se-Kecamatan dan desa/kelurahan di Ruang Rapat Serbaguna I Setda Kabupaten Bogor, Kamis (9/9).

Burhanudin menyatakan bahwa, Musabaqah Tilawatil Qur’an merupakan sebuah tradisi yang memiliki daya tarik tersendiri dalam kultur masyarakat Kabupaten Bogor. Selain menjadi media dakwah dan syiar keagamaan, ajang MTQ juga menjadi daya dorong untuk memunculkan potensi minat dan bakat generasi muda yang qurani, unggul, cerdas, agamis dan berakhlakul karimah.

“Oleh karenanya, meminta kepada seluruh pengurus LPTQ pada tingkat Kabupaten, Kecamatan hingga Kelurahan/Desa untuk sungguh-sungguh dapat mempersiapkan, menilai dan memilih kader MTQ yang memiliki rasa percaya diri, mental dan spiritual yang mumpuni guna meraih prestasi lebih baik dalam kegiatan MTQ di setiap tingkatan,” kata dia.

Burhan mengaku, antusiasme peserta dalam kegiatan MTQ menggambarkan, masyarakat Kabupaten Bogor senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai agama, melestarikan budaya toleran dan berakhlakul karimah juga menjadi wadah potensial untuk meraih prestasi bagi para santri untuk ikut mengharumkan nama Kabupaten Bogor baik di tingkat provinsi, nasional maupun internasional.

“MTQ ini juga sebagai upaya Pemkab Bogor untuk mewujudkan kesalehan sosial dan terwujudnya visi Kabupaten Bogor Termaju, Nyaman dan Berkeadaban, melalui peningkatan syiar Islam di lembaga-lembaga pendidikan yang berbasis Agama Islam baik itu yayasan, pondok pesantren dan organisasi keislaman,” jelasnya.

Menurutnya, pada permulaan covid-19 di tahun 2020, kegiatan Bogor Ngaos dan MTQ sempat ditiadakan, namun pemerintah kabupaten Bogor berupaya merawat dan menjaga antusiasme masyarakat untuk kembali diadakan pada tahun 2021 ini.

ARTIKEL REKOMENDASI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *