95 Persen OPD di Kota Bogor Terapkan TNDE

BOGORONLINE.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus mengimplementasikan sistem penyelenggaraan pemerintahaan berbasis elektorniK (SPBE). Salah satunya dalam pengelolaan naskah dinas secara elektronik atau Tata Naskah Dinas Elektronik (TNDE).

Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Bogor, Lia Kania Dewi mengatakan, secara keseluruhan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Bogor telah menerapkan TNDE.

“Di Kota Bogor sudah 95 persen, sudah memiliki tandatangan elektronik, dan untuk surat menyurat secara elektronik juga diberlakukan di Pemkot Bogor,” kata Lia dikutip Jumat (31/3/2023).

Lia menambahkan, aplikasi TNDE sendiri sebetulnya telah digulirkan sejak tahun lalu oleh Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Bogor. Pihaknya akan mengoptimalkan penggunaan TNDE kepada seluruh OPD hingga kecamatan dan kelurahan.

“Seluruh dinas harus, kalau ada dinas yang belum kita akan optimalkan untuk menggunakan tanda tangan elektronik. Tinggal dua dinas yang belum, tapi mudah-mudahan akhir April ini sudah bisa menggunakan (TNDE),” ujarnya.

Menurut Lia, banyak keuntungan dalam pengelolaan naskah dinas secara elektronik. Selain memudahkan dalam pembuatan surat, juga ketika ada koreksi sampai dengan tanda tangan dilakukan secara elektronik tidak terbatas ruang dan waktu.

Begitu pula ketika surat tersebut ditujukan kepada seluruh OPD itu secara otomatis akan terkirim secara bersamaan. Dengan kata lain, sambung Lia, tidak lagi membutuhkan tenaga kurir surat.

“Misalkan dari Bu sekda mengirim surat ke seluruh dinas, biasanya petugas yang mengantar berkeliling sampai ke kelurahan, itu bisa abis waktu, sekarang dengan sekali klik otomatis terkirim,” paparnya.

Selain dari sisi waktu dan tenaga, juga ada penghematan dari sisi anggaran untuk percetakan kertas. “Hal ini juga tentunya seiring dengan misi Pak wali kota Bogor sebagai kota yang cerdas,” imbuhnya.

Lia juga mengakui di era sekarang pemanfaatan teknologi informasi sangat diperlukan apalagi berkaitan dengan TNDE. Namun, sambungnya, memang untuk surat dari masyarakat ke pemerintah sejauh ini masih dilaksanakan secara fisik kertas.

“Iya, terkecuali dari masyarakat kerena belum terkoneksi dengan ini (TNDE). Masyarakat pakai surat tapi hanya sampai di admin,” terangnya. (Ris)

ARTIKEL REKOMENDASI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *