Warga Ontrog Rumah Oknum Guru SD Lulut Terduga Cabul, Langsung Di Bawa Ke Polres Bogor

BogorOnline.com – KLAPANUNGGAL

Rumah terduga pelaku oknum guru SD Lulut yang
diduga melakukan pencabulan kepada muridnya, diserbu warga sekitar dan langsung dibawa ke Polres Bogor, oleh Polsek Klpanunggal.

Hal itu seperti penjelasan Kapolsek Klapanunggal Iptu Silfi Adi Putri mengatakan, memang hari ini warga sekitar cukup banyak mendatangi rumah terduga. Dengan begitu masih ia menjelaskan, pihaknya koordinasi ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bogor.

“Terkait apa yang bisa dibantu untuk proses lidik dan sidiknya, karena terlapor telah diamankan di Polres,” singkatnya saat dihubungi bogorOnline.com melalui
WhatsApp Messenger (WA) pribadinya Sabtu (3/02/24).

Sedangkan informasi yang didapat bogorOnline.com beredar kabar telah diamankan pelaku terduga pencabulan Siswi SD Lulut di kediamannya, Desa Leuwikaret. Setelah viralnya kasus
tersebut. Maka warga disekitar rumah terduga melakukan pengepungan rumah pelaku. Untuk menghindari sikap anarkis warga terhadap pelaku, pihak Polsek Klapanunggal, mengamankan
dan membawa pelaku Ke Polres Bogor guna ditindak lebih kanjut.

Sebelumnya, pihak Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor memanggil Kepala Sekolah (Kepsek) Dasar Negeri (SDN) 01 Lulut Jaamin. Terkait dugaan pencabulan yang diduga dilakukan oleh salah se orang oknum guru di sekolahnya.

Hal itu seperti penjelasan Kepala Seksi Pendidikan dan Kesehatan (Kasi Pemkes) Kecamatan Klapanunggal Eko mengatakan, pihaknya telah melakukan konfirmasi terkait adanya dugaan pencabulan di salah satu sekolah dasar (SD) di Lulut.

“Iya sudah kemarin, saya langsung konfirmasi ke kepala sekolah karena lagi ada kegiatan lomba TK, SD sek-kecamatan klapanunggal dari kemarin sampai hari ini jadi kepala sekolah belum bisa di konfirmasi,” singkatnya saat dihubungi Wartawan belum lama ini.

Sedangkan hasil pantauan bogorOnline.com di sekolah tersebut terlihat kosong dan tidak ada kegiatan yang sama sekali.

“Iya sekolah diliburkan sejak 2 hari lalu,” ujar warga sekitar di lokasi.(rul)

ARTIKEL REKOMENDASI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *