Polisi Ringkus Manajer Restoran di Kota Bogor yang Gelapkan Uang Ratusan Juta

BOGORONLINE.com – Gegara judi online, seorang manajer di salah satu restoran di Kota Bogor nekat menggelapkan uang hingga ratusan juta di tempat kerjanya.

Pria berinisial FA itu ditangkap polisi dalam pelariannya di wilayah Purbalingga, Jawa Tengah, pada 25 April 2024.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso mengatakan, kasus penggelapan ini awal diketahui dari audit keuangan internal sebelum kemudian dilaporkan ke Satreskrim Polresta Bogor Kota.

“Kasus penggelapan ini terjadi di Hotmen, Tajur, Kota Bogor yang dilakukan karyawannya yang menjabat manajer waktu tanggal 15 Maret,” kata Bismo di Polresta Bogor Kota, Selasa (30/4/2024).

Bismo menjelaskan, bahwa tersangka sudah bekerja di restoran tersebut satu bulan. Penggelapan itu dilakukan dengan cara mengambil uang setoran dari kasir di loker dan brankas.

FA mengambil uang setoran penjualan itu tidak hanya sekali dengan besaran berbeda-beda hingga perusahaan mengalami kerugian Rp172 juta.

“Totalnya Rp172 juta lebih. Yang bersangkutan mengambil uang tersebut tidak hanya satu kali. Pertama Rp50 juta, kedua Rp90 juta, dan seterusnya,” ujar Bismo.

Usai melancarkan aksinya, FA kabur ke beberapa wilayah hingga akhir ditangkap dalam pelariannya di rumah temannya di wilayah Purbalingga, Jawa Tengah.

“Pelaku dalam pelariannya mulai dari Cihampelas, Garut, kemudian Purwokerto, menginap di hotel satu minggu sampai satu bulan dan juga menginap di rumah temannya,” katanya.

Dari hasil pemeriksaan polisi, tersangka menggunakan uang yang tidak disetorkan tersebut untuk judi online dan membayar utang, di antaranya untuk judi online tersebut.

Selain itu, tersangka juga menggunakan uang tersebut untuk membeli sepeda motor, laptop, telepon seluler, dan untuk biaya pada saat kabur ke Purbalingga.

Selain tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa audit keuangan internal, rekaman CCTV, laptop, telepon seluler, sepeda motor, dan sisa uang Rp1,4 juta.

Atas perbuatannya, FA akan dijerat Pasal 374 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara 5 tahun.

ARTIKEL REKOMENDASI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *