PAMIJAHAN – bogoronline.com – Sebanyak 47 orang masih dalam satu keluarga yang dilaporkan hilang saat berziarah ke Makam Keramat di Gunung Salak oleh kerabatnya Sabtu (13/8) malam lalu ke Polsek Cibungbulang, akhirnya Minggu (14/8) pukul 16:00 wib sore hari kemarin selamat dan berhasil di evakuasi dalam kondisi lemas dan hipothermia (kedinginan).
Laporan hilangnya ke 47 orang warga Kota dan Kabupaten Bogor yang diketahui masih satu keluarga tersebut, diterima Kapolsek Cibungbulang Kompol Ronny Mardiatun pada Sabtu malamnya.
“Melalui hubungan pesawat telepon, salah seorang kerabat dari ke empat puluh tujuh orang itu melaporkan bahwa keluarga mereka yang naik berziarah ke Gunung Salak pada Sabtu pagi, hingga malam hari tidak kunjung turun. Laporan 47 orang hilang itu awalnya diterima pihak BPBD Kabupaten Bogor, kemudian disarankan agar menghubungi MakoPolsek Cibungbulang.”kata Kompol. Ronny Mardiatun, Kapolsek Cibungbulang, kemarin.
Begitu menerima laporan, sambung Kapolsek, pihaknya bertanya dimana posisi terakhir dari ke 47 orang yang dilaporkan hilang tersebut mulai mendaki.
“Dari keterangan sipelapor, diketahui jika ke empat puluh tujuh orang yang dilaporkan hilang itu mendaki melalui jalur baru di Kampung Cikurutu Murbai Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, malam itu juga kami langsung menghubungi Polsek Cicurug dan meminta agar pelapor segera datang ke Polsek Cicurug.”terang Kapolsek.
Kapolsek Cicurug, AKP. Maryoto, saat dihubungi melalui pesawat selulernya membenarkan, bahwa pihaknya menerima laporan adanya 47 orang rombongan penziarah warga Bogor yang mendaki ke Puncak manik Gunung Salak itu, katanya hilang ditengah cuaca ekstrim dan baru ia ketahui pada Sabtu malam.
“Setelah menerima Laporan tersebut, kami langsung menuju ke titik lokasi dimana pertama kali ke empat puluh tujuh para peziarah tersebut mendaki. Selanjutnya kamipun menghubungi Basarnas untuk meminta bantuan.”ungkap Kapolsek Cicurug, AKP. Maryoto.
Masih kata Kapolsek, Kronologisnya bermula pada Sabtu 13 Agustus 2016 Jam 07.30 Wib pagi hari, dimana ada rombongan keluarga berjumlah 47 orang asal Kota dan Kabupaten Bogor yang berusia antara 11 tahun sampai 60 tahun terdiri dari laki laki dan perempuan mendaki ke Puncak Manik Gunung Salak yang masuk wilayah Kabupaten Bogor melalui Kampung Cikurutu Murbai, Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi dengan didampingi 12 orang penunjuk jalan (gaet) warha asli setempat.
“Maksud rombongan satu keluarga yang berjumlah 47 orang tersebut mendaki Puncak Manik tak lain untuk berziarah ke makam K,H. Hasan Basri bin KH Raden Raja Kusuma. Lantaran cuaca ekstrim dan hujan lebat, apalagi malam itu rombongan tidak membawa perlengkapan senter maupun perlengkapan mendaki lainnya, akhirnya mereka terjebak, bahkan sebagian dari rombongan yang usianya sudah tua kelelahan tidak bisa turun gunung hingga dini hari menjelang subuh. Beruntung akibat peristiwa itu, semua rombongan selamat dan proses
Evakuasi yang dilakukan jajaran Basarnas dibantu Polsek Cicurug dan warga berjalan lancar dan selesai Minggu sore (14/8) pukul 16. 00 Wib sore.”Pungkasnya. (EBIM)





