PBNU: Kerusuhan Tanjung Balai Seharusnya Bisa Dicegah

bogorOnline.com
Diambil dari salah satu media online nasional, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdhotul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj, menyatakan, kerusuhan bernuansa SARA yang terjadi di Tanjung Balai semestinya bisa dicegah sejak dini.

“Itu (Kerusuhan di Tanjung Balai) adalah akumulasi kekecewaan. Seharusnya, itu bisa dicegah sejak awal agar tidak terjadi,” kata Kiai Said usai menghadiri halal bihalal di Kantor PWNU Jawa Timur, Jalan Masjid Akbar Surabaya.

Agar kejadian serupa tidak terulang, ia meminta kepada pemerintah untuk melakukan langkah-langkah tepat dan mampu mengkomunikasikan setiap perbedaan yang muncul di masyarakat. Hal ini bisa dilakukan sebelum konfil horizontal pecah.

“Jangan setelah rusuh baru turun tangan,” tambahnya.

Kiai Said juga mengaku sudah mengetahui potensi terjadinya konflik di Tanjung Balai itu. Sayangnya, dalam penyeleseiannya, pemerintah dan aparat setempat lamban dalam menyikapi hal itu. Ke depan, upaya ini tidak boleh terulang. Jika deteksi dini dilakukan maka konflik tidak akan terjadi.

Seperti diberitakan sebelumnya, kerusuhan bernuansa SARA kembali pecah dan mencoreng keberagaman terjadi di Tanjung Balai, Sumatera Utara. Imbas dari kerusuhan tersebut 8 Vihara rusak dibakar massa. Atas insiden tersebut, Polisi telah menetapkan 12 tersangka.(rul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *