by

Khidmat, Ketua DPC Ormas Garda Pasundan Cariu Dilantik

BOGORONLINE.com, CARIU – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Organisasi Massa Garda Pasundan Kecamatan Cariu dilantik. Pelantikan dilakukan Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Kabupaten Bogor, Husni Soleh di Kampung Jangkar Desa Mekarwangi, Kecamatan Cariu Kabupaten Bogor, Ahad, (12/9) dalam suasana khidmat.

Pelantikan dihadiri pengurus DPC Cileungsi, Jonggol dan Sukamakmur. Para Srikandi yang tergabung dalam organisasi pendatang baru di Bumi Tegar Beriman sejak 2019 juga nampak. Hadir pula pengurus PAC Pemuda Pancasila (PP) Kecamatan Cariu.

Ketua DPD Husni Soleh berharap, pelantikan Ketua DPC Dodi Indra Permana yang telah dikukuhkan menjadi pengurus beserta jajarannya, amanah dalam menjalankan tugas organisasi. Menjalankan roda organisasi sesuai AD/ART, membantu lingkungan sekitar dalam bidang keamanan dan ketertiban lingkungan.

“Saya berharap, seluruh anggota bersinergi dengan aparat keamanan setempat. Membantu menjaga ketertiban lingkungan, melaksanakan fungsi kontrol dan membantu peningkatan infrastruktur melalui gotongroyang,” kata Ketua DPD Kabupaten Bogor Husni Soleh, didampingi Sekretaris Iskandar dan Litbang Ajis Maulana.

Dirinya juga berharap, anggota Garda Pasundan dapat berperan aktif dalam masyarakat, bersinergi dengan OKP di wilayah serta membantu pemerintah dalam segala bidang. Seperti yang telah dilakukan DPP dan DPD di Desa Singasari, Kecamatan Jonggol, bertani menanam Porang dan Pepaya Hibrida.

“Kami bersama masrakat membantu pemerintah dalam mempertahankan ketahanan pangan di masa pandemi covid 19. Karena saat ini, beberapa sektor telah melemah, dan kami mencoba hadir di tengah masyarakat,” lanjutnya.

Sebagai Ormas tambah Soleh, Garda Pasundan ikut mendukung sepenuhnya pemisahan Bogor Timur (Botim) dari induknya, Kabupaten Bogor. Dukungan diberikan karena pemekaran dapat membawa kemajuan masyarakat seperti di beberapa daerah yang telah berhasil setelah berpisah dari induknya.

“Kami mendukung sepenuhnya pemekaran botim untuk menjadi daerah otonomi baru. Karena dengan demikian, akan ada peningkatan dari segi pemerataan pembangunan sehingga masyarakat dapat menikmatinya,” tambah Soleh.

Litbang ormas yang bermotto Setia, Jujur, Bijaksana, Ajis Maulana melihat permasalahan pendidikan di Botim perlu dibenahi. Pasalnya, sekolah yang berada dalam pengawasan provinsi, dinilai telah memberatkan masyarakat, meminta pungutan tanda dasar hukum.

“Permasalahan ini harus diperhatikan pemerintah, karena kebijakan provinsi dianggap telah mencederai dunia pendidikan. Beberapa sekolah tingkat menengah telah memberatkan orang tua dengan meminta pungutan tanpa dasar hukum yang jelas,” terang Ajis.

Sementara itu, Ketua DPC Cariu Dodi yang baru saja dilantik mengatakan kesediaannya menjalankan tugas organisasi dengan amanah. Beberapa tugas yang dihadapi, membentuk pengurus tingkat desa serta bersinergi dengan OKP di Cariu.

“Ya, saya bersama jajaran akan berupaya semaksimal mungkin mengemban tugas ini. Tentunya, campur tangan DPD dalam menjalankan amanah ini, masih kami butuhkan,” tandas Dodi. (soeft)

ARTIKEL REKOMENDASI

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *