Masalah Klasik Terus Mengusik Truk Odol Tambang Kapur Rusak Jalan, Kadis PUPR Dishub Pasang Portal Klapanunggal Bojong

bogorOnline.com-KLAPANUNGGAL

Adanya masalah klasik yang terus mengusik berupa truk Odol tambang gunung kapur buat jalan rusak, jalur Klapanunggal Bojong, Kabupaten Bogor. Kapala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Bogor Suryanto Putra mengatakan, penindakan terkait truk tambang itu berada pada Dinas Perhubungan (Dishub) Pemkab Bogor, salah satunya adalah pemasangan portal pembatas truk tambang.

“Kami akan koordinasi dengan Dishub untuk segara memang Portal agar truk over dimension over loading (Odol) tudak melintas dijalan Kabupaten Bogor,” tegasnya saat dihubungi bogorOnline.com melalui WA (WhatsApp) pribadinya Selasa (09/06/26).

Beban Muatan Jadi Pemicu Utama Kerusakan

​Sebelumnya, Konsultan Teknik Sipil, Alvin Farhandhika, menjelaskan bahwa kendaraan ODOL menjadi biang keladi utama cepatnya kerusakan infrastruktur jalan di kawasan tersebut, selain masalah buruknya sistem drainase.

​Sebagai informasi, istilah ODOL digunakan untuk menyebut kendaraan angkutan barang yang memodifikasi ukuran lambung kendaraan atau membawa muatan yang melebihi batas ketentuan peraturan lalu lintas.

​Menurut Alvin, banyak truk tambang gunung kapur yang beroperasi dengan tonase jauh di atas kapasitas jalan. Padahal, setiap struktur perkerasan jalan memiliki batas maksimal beban tertentu.

Dampak Overkapasitas: Lapisan jalan cepat mengalami deformasi, retak, amblas, hingga bergelombang.

Faktor Eksternal: Minimnya saluran air (drainase) yang membuat air menggenang dan mempercepat pelapukan aspal.

​”Banyak kendaraan berat pengangkut material hasil tambang atau pabrik yang melebihi kapasitas. Hal ini menyebabkan jalan mengalami kerusakan jauh lebih cepat dari umur rencana ekonomisnya,” pungkas Alvin saat diwawancarai pada Jumat (29/05/26).(rul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *