Tanjakan Leuwipeso Siap Makan Korban

– bogoronline.com – Tanjakan Leuwipeso yang berlokasi di RT 05/06, Desa Cibodas, Kecamatan Rumpin, merupakan jalur paling berbahaya di wilayah pimpinan Camat Zulkifli ini. Pasalnya, selain di jalur menanjak sepanjang 500 meter ini, acap kali terjadi kecelakaan maut yang menelan korban luka maupun jiwa.

 

“Tanjakan ini kanan kirinya jurang cukup dalam, pengendara yang tidak berhati-hati bisa terperosok, apalagi kondisi jalannya rusak parah, lantaran tak pernah dirawan UPT Jalan dan Jembatan wilayah Leuwiliang,” kata Hendrik, warga sekitar , Selasa (06/12).

 

Hendrik mengungkapkan, dua pekan lalu, seorang pengendara sepeda motor merenggang nyawa, setelah tubuh dan sepeda motornya tertimpa badan truk sarat muatan yang tak kuat  menanjak.

 

“Yang kami pertanyakan, kapan tanjakan maut ini aspalnya diperbaiki,  jangan sampai korban baru berjatuhan lagi. Kan tiap tahun tanjakan ini selalu mendapatkan dana perawatan,” ujarnya.

Ridwan, warga lainnya ikut mempertanyakan kinerja UPT Jalan dan Jembatan wilayah Leuwiliang. “Kami punya hak untuk mempertanyakan soal anggaran perawatan tanjakan Leuwipeso, karena uang yang dititipkan di Dinas Bina Marga dan Pengairan milik rakyat yang dipungut lewat pembayaran pajak,” tegasnya.

 

Kepala UPT Jalan dan Jembatan wilayah Leuwiliang Asmandila hingga berita ini diturunkan belum bisa dimintai tanggapannya, sebab ketika dikonfirmasi Jurnal Bogor melalui telepon selulernya yang bersangkutan tidak merespon, padahal telepon selulernya dalam kondisi aktif. (Iwan S. Pamungkas)