KEMANG-
Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia, Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Kabupaten Bogor. Menyelenggarakan RTK (Rapat Tahunan Komisariat). RTK ini adalah forum permusyawaratan tertinggi di komisariat, RTK berfungsi sebagai pelaporan serta penggantian periode kepengurusan selama satu tahun, RTK juga berfungsi sebagai pembahasan pleno-pleno serta kinerja komisariat selama satu tahun kedepan.
Dalam sambutanya sahabat Imam Shodiqul Wa’Di selaku Mantan ketua komisariat menyampaikan “Semoga kepengurusan satu tahun kedepan lebih baik lagi karena hanya ada tidak kemungkinan untuk kepengurusan kedepan yakni pertama kepengurusan akan semakin baik, kedua kepengurusan tidak berubah yaitu sama-sama, atau yang ketiga kepengurusan bisa jadi lebih mundur dari pada kepengurusan sebelumnya. ” ujarnya.
Sambung Fathur Rohman selaku ketua terpilih dalam sambutanya menyampaikan “Komisariat STAINU sekarang sudah usai karena secara administrasi kampus sudah berubah menjadi Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) oleh sebab itu secara tidak langsung juga menjadi komisariat UNUSIA pertama, besar harapan saya semoga PMII STAINU yang sekarang sudah menjadi UNUSIA bisa lebih eksis dan kritis terhadap setiap kebijakan-kebijakan yang tidak pro pada rakyat, karena PMII dilahirkan untuk menjadi agent of change yang bertanggung jawab kepada seluruh aspek kehidupan yang ada, mari bergerak karena kita adalah warga pergerakan,” tambahnya.
Acara RTK ini dihadiri oleh puluhan kader PMII yang terdiri dari pengurus cabang PMII Kabupaten, pengurus kordinator cabang (PKC) jawa barat, komisariat-komisariat, serta beberapa allumni PMII STAINU.(rul)





