Digilas Roda Teknologi Tukang Sol Sepatu Citeureup, Kian Jauh Menghilang

BogorOnline.com – CITEUREUP

Matahari serasa tepat di atas kepala,  siang begitu terik kala itu. Udara panas dan bising lalu lintas kendaraan di
Pasar Citeureup, Kabupaten Bogor.
Pada siang yang gerah itu, saya mengunjungi pasar dengan niat mencari tukang sol sepatu yang sudah jarang terlihat guna mengais rezeki. Kebanyakan sudah uzur itu bisa mendapatkan pelanggan dalam sehari.

Tak jauh dari pasar tetiba mata saya berhenti pada tukang sol sepatu bernama Amin. Tawar menawar harga, sepakat di angka 30 ribu, untuk menutup kembali sepatu saya yang menganga seperti mulut buaya.

Sambil bekerja, Amin bercerita ia sudah puluhan tahun bekerja dengan pendapatan tidak seberapa. Jika hari sedang baik, uang 50 ribu masuk kantong bajunya. Namun, ketika Dewi Fortuna tak mampir tidak ada satu sen pun mampir ke kantongnya.

“Paling ge 50 ribu, cukup jang emam wae, loba kirangna (Paling juga 50 ribu, cukup buat makan saja, banyak kurangnya),” kata Amin sambil menarik tali sol saat berbincang dengan bogorOnline.com di lokasi kemarin.

Pekerjaan Amin juga saat ini mempunyai kompetitor baru. Saat ini marak tukang sol sepatu menggunakan mesin. Bahkan alat sol sepatu mudah didapatkan di pelbagai aplikasi belanja online.

Tentunya hal itu bukan kabar baik bagi tukang sol sepatu tradisional sepertinya. Amin menuturkan, imbas “modernisasi” di bidang reparasi alas kaki itu berdampak bagi pemasukannya.

“Sapoe kadang teu meunang sama sekali. Jadi ngandelkeun duit kamarina (Sehari kadang tidak dapat uang sama sekali. Jadi mengandalkan penghasilan sehari sebelumnya),” tuturnya dengan nada lesu.

Pekerjaan Amin merupakan potret salah satu pekerjaan yang mulai tergerus zaman. Seperti juga penjaga tiket tol atau penjual kaset bajakan yang perlahan hilang, tukang sol sepatu tinggal menunggu antrean.

Sambil menyelesaikan jaitan terakhirnya pada sepatu saya yang solnya kini sudah mulai rapat, ia meneguk air kemasan. Tangan kanannya mengambil korek menyalakan rokok kretek. Kepulan asap membumbung seiring keluh kesah. Ia menikmati tiap hisapan rokoknya sambil menatap kosong ke arah awan.(rul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *