Reses Dapil II di Gunung Putri: DPRD Kabupaten Bogor Serap 42 Aspirasi, Pendidikan Hingga Relokasi Puskesmas

bogorOnline.com-GUNUNG PUTRI

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor Daerah Pemilihan (Dapil) II menggelar reses Masa Sidang III Tahun 2025–2026 di Kecamatan Gunung Putri, Selasa (14/07/26). Kegiatan ini menjadi wadah penting bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi yang nantinya akan diperjuangkan dalam pembahasan bersama Pemerintah Kabupaten Bogor.

​Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Junaidi Samsudin yang akrab disapa Junsam mengungkapkan bahwa agenda reses di Kecamatan Gunung Putri ini diikuti oleh tujuh anggota DPRD Dapil II, sementara tiga anggota lainnya melaksanakan reses secara perorangan.

​”Hari ini kami DPRD Kabupaten Bogor Dapil II mengadakan reses di Kecamatan Gunung Putri. Pelaksanaan dimulai pukul 10.00 hingga 13.00 WIB. Tadi ada 18 orang pengusul yang menyampaikan sekitar 42 usulan dari masyarakat,” ujar Junsam.

Sektor Pendidikan Masih Mendominasi

​Menurut Junsam, sebagian besar aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat dalam pertemuan tersebut masih didominasi oleh persoalan pendidikan. Warga sangat mengharapkan adanya perhatian lebih terhadap pembenahan fasilitas sekolah di wilayah mereka.

Beberapa usulan konkret di sektor pendidikan meliputi:

​Pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB).

​Pengadaan mebel (meja dan kursi) sekolah.

​Pembangunan pagar pengaman sekolah.

​Peningkatan sarana dan prasarana (sarpras) pendidikan pendukung lainnya.

​Urgensi Relokasi Puskesmas Ciangsana ke Kota Wisata

​Selain sektor pendidikan, salah satu usulan krusial yang turut menjadi perhatian serius para legislator adalah rencana relokasi Puskesmas Ciangsana ke kawasan Kota Wisata. Langkah ini dinilai mendesak mengingat kondisi fisik puskesmas saat ini sudah tidak memadai untuk menunjang kenyamanan pasien.

​”Salah satu usulan yang menjadi perhatian adalah relokasi Puskesmas Ciangsana ke rencana lokasi di Kota Wisata. Ini sedang kami perjuangkan karena kondisi puskesmas yang ada sekarang memiliki fasilitas parkir yang sangat terbatas sehingga kurang mendukung pelayanan,” jelas Junsam.

​Senada dengan hal tersebut, Camat Gunung Putri, Kurnia Indra turut mengangkat peliknya permasalahan fasilitas kesehatan di wilayahnya. Ia menyoroti kendala keterbatasan lahan yang dialami oleh beberapa gedung puskesmas saat ini.

​Menurut Kurnia, dengan sulitnya mencari lahan kosong baru di kawasan Gunung Putri, opsi terbaik ke depan adalah melakukan relokasi atau melakukan pemugaran bangunan secara vertikal ke atas.

​”Perlu direlokasi atau setidaknya ada pemugaran ke atas karena sulitnya mencari lahan. Kalau memungkinkan, pembangunan tidak hanya berlantai 3 tetapi bisa 4 lantai seperti di daerah lainnya,” pungkas Camat Kurnia. (rul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *