Jawa Barat, 31 Juli 2026 – Fenomena El Nino yang melanda Indonesia memicu musim kemarau berkepanjangan dan meningkatkan risiko kekeringan di sejumlah daerah. Dampaknya tidak hanya mengurangi ketersediaan air bersih, tetapi juga berpengaruh pada kesehatan, ketahanan pangan, hingga perekonomian masyarakat.
Merespons kondisi tersebut, Baitulmaal Muamalat (BMM) menginisiasi program El Nino Survival – Gerakan Sedekah Sahabat sebagai upaya membantu masyarakat yang membutuhkan. Program ini dijalankan dalam dua fase, yakni fase tanggap darurat melalui penyaluran Sedekah Pangan dan Sedekah Air Bersih, serta fase pemulihan jangka panjang melalui Sedekah Pendidikan dan Sahabat UMKM untuk memperkuat ketahanan masyarakat pascabencana.
Direktur Eksekutif BMM Tegar Sangga Barkah mengatakan dalam fase tanggap darurat, BMM menyalurkan 14.000 liter air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan di Jawa Barat. Sebanyak 8.000 liter didistribusikan kepada sekitar 2.100 Kepala Keluarga (KK) di Desa Nagrak, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor. Adapun 6.000 liter lainnya disalurkan kepada 320 KK di Kampung Sawo Mekar, Desa Citatah, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.
Tegar menambahkan, kekeringan di Desa Nagrak memaksa ribuan warga menggunakan air Sungai Cikeas untuk kebutuhan mandi, mencuci, dan sanitasi meski kualitasnya tidak layak. Sementara di Desa Citatah, mengeringnya sumber air utama membuat ratusan keluarga kesulitan memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
“Aksi kemanusiaan ini menjadi solusi cepat dalam menyediakan pasokan air bersih, sekaligus mitigasi risiko munculnya wabah penyakit akibat menurunnya kualitas sanitasi selama musim kemarau panjang,” ujarnya.
Sementara itu, Pembina BMM Imam Teguh Saptono menyampaikan distribusi air bersih melalui Gerakan El Nino Survival ini merupakan inisiatif taktis BMM untuk menjaga kekebalan hidup (survabilitas) masyarakat di wilayah-wilayah yang rawan kekeringan.
“Lewat Gerakan Sedekah Sahabat, BMM mengajak masyarakat, dunia usaha, dan para dermawan untuk bersama menghadirkan solusi bagi masyarakat terdampak El Nino. Selain bantuan darurat, kita juga dapat membangun ketahanan ekonomi dan pendidikan agar mereka mampu bangkit dan lebih siap menghadapi krisis di masa datang,”
###
Tentang Baitulmaal Muamalat
Baitulmaal Muamalat (BMM) didirikan pada tahun 2000. BMM merupakan Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) yang dikukuhkan oleh pemerintah dengan tugas utama menghimpun dan menyalurkan dana Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan lainnya (ZIS DSKL). Selain itu, BMM juga merupakan Nazhir resmi yang mengelola dan mengembangkan wakaf produktif ekonomi.
Selama 25 tahun, BMM berkomitmen untuk melakukan tata kelola yang baik terutama dalam hal pendistribusian dan pendayagunaan dana ZIS DSKL guna meningkatkan kesejahteraan umat melalui program-program yang inovatif, kreatif, dan berkesinambungan, diantaranya di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, dakwah, serta kemanusiaan. Selain itu, BMM juga mengemban amanah dari para mitra dalam implementasi program Corporate Social Responsibility (CSR).
Tim





