Polresta Bogor Kota dan Cipayung Plus Galang Dana untuk Korban Karhutla dan Bencana Alam

BOGORONLINE.com – Memperingati Hari Sumpah Pemuda, Polresta Bogor Kota bersama aliansi mahasiswa Cipayung Plus menggelar Apel Solidaritas dan Kemanusiaan di halaman Markas Komando (Mako) Polresta Bogor Kota, Rabu (28/10/2026).

Kegiatan bertajuk Cipayung Plus Kota Bogor untuk Negeri tersebut menjadi wujud kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Sumatera, Kalimantan, dan Papua, serta bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Apel kemanusiaan ini dihadiri para pimpinan organisasi mahasiswa di Kota Bogor, yakni Ketua HMI Moeltazam MZ, Ketua KAMMI La Olo Abdul, perwakilan KMHDI I Made Dita Adiyanta, Ketua PMII Toni Alfazri, IMM Muhammad Arrantisi, GMKI Abel Tampu Bolon, GMNI Alwan, dan PMKRI Frigi.

Usai memimpin apel, Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol. Adhitya Panji Anom mengajak seluruh personel kepolisian berpartisipasi dalam penggalangan dana. Aksi tersebut diawali dengan pemindaian kode QRIS untuk donasi digital oleh Kapolresta, kemudian diikuti jajaran perwira dan personel Polresta Bogor Kota.

“Kolaborasi antara kepolisian dan mahasiswa dapat menjadi energi positif yang sangat besar untuk kebaikan bersama. Bantuan sekecil apa pun akan sangat berarti bagi saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” ungkap Adhitya Panji Anom.

Ia menegaskan telah menginstruksikan seluruh jajarannya untuk mengoptimalkan pengumpulan donasi agar bantuan yang dihimpun dapat memberikan manfaat bagi masyarakat terdampak bencana.

“Saya telah memerintahkan langsung seluruh jajaran untuk memaksimalkan penggalangan dana ini agar hasilnya nyata dan mencapai tujuan kemanusiaan yang kita harapkan,” tegasnya.

Ketua HMI Kota Bogor, Moeltazam MZ, mengapresiasi dukungan Polresta Bogor Kota terhadap gerakan solidaritas mahasiswa. Menurutnya, kegiatan serupa sebelumnya juga telah dilaksanakan bersama Pemerintah Kota Bogor di Balai Kota.

Moeltazam menyoroti dampak karhutla terhadap kesehatan masyarakat, terutama anak-anak yang terpapar kabut asap di sejumlah wilayah Kalimantan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan Polresta Bogor Kota. Sebelumnya aksi serupa juga telah kami laksanakan bersama Pemkot Bogor di Balaikota. Penggalangan dana ini ditujukan untuk membantu warga terdampak, seperti di Kalimantan di mana banyak anak-anak menderita penyakit ISPA akibat kabut asap pekat yang sudah berlangsung berbulan-bulan,” ungkap Moeltazam.

Ia berharap donasi yang terkumpul dari kepolisian dan masyarakat Kota Bogor dapat membantu meringankan beban para korban.

Sementara itu, Ketua KAMMI Kota Bogor, La Olo Abdul, mengatakan keterlibatan mahasiswa dalam aksi kemanusiaan merupakan bentuk tanggung jawab moral pemuda untuk menghadirkan solusi nyata bagi persoalan bangsa.

“Kebakaran hutan dan lahan ini sudah sangat memprihatinkan. Pemuda, mahasiswa, dan instansi seperti kepolisian memiliki tanggung jawab moral untuk hadir di tengah penderitaan masyarakat. Kita meyakini bahwa menjaga lingkungan adalah amanah,” kata La Olo.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dengan mengutip pesan dalam Al-Qur’an, wala tufsidu fil ardhi ba’da islahiha, yang berarti janganlah berbuat kerusakan di bumi setelah Allah memperbaikinya.

“Kerusakan lingkungan tidak boleh dinormalisasi, dan kita harus mengambil peran aktif,” tegasnya.

Penggalangan dana kemanusiaan tersebut masih dibuka bagi masyarakat, komunitas lingkungan, serta instansi pendidikan di Kota Bogor yang ingin berpartisipasi membantu korban bencana di berbagai daerah di Indonesia.

Melalui kolaborasi antara kepolisian dan mahasiswa, aksi ini diharapkan dapat memperkuat solidaritas sosial sekaligus mengajak generasi muda mengambil peran nyata dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *