Bogor – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bogor menyampaikan, momentum pembukaan MTQ ke-48 Tingkat Kabupaten Bogor menjadi titik balik pemuda untuk kembali gemar membaca Al-Qur’an.
Kepala Kemenag Kabupaten Bogor, H. Raden Enjat Mujiat menjelaskan, MTQ yang dimulai dengan Pawai sebanyak 5.000 peserta itu, menjadi penyemangat bahwa masih banyak masyarakat yang cinta Al-Qur’an di tengah distrupsi modernisasi.
” Ini membuat semangat kepada para qori-qoriah yang akan tampil pada besok hari dan mudah-mudahan bukan hanya qori yang gemar membaca Al-Qur’an tapi bisa menginspirasi, menularkan kepada masyarakat untuk gemar membaca Al-Qur’an,” kata dia, Sabtu 31 Oktober 2026.
Ia menjelaskan, mengingatkan secara spesifik kepada generasi muda agar bisa kembali membudayakan membaca Al-Qur’an seperti orang-orang terdahulu.
“Terutama anak-anak muda, anak-anak Gen Z. Dulu kan kita di kampung sering dengar tuh kalau habis magrib ada anak mengaji, sekarang sudah hampir hilang karena mereka sibuk dengan handphone, sibuk dengan TV dan sebagainya,” papar dia.
“Maka kita dengan momentum MTQ ini mudah-mudahan bisa merubah paradigma, pola pikir, mindset anak muda itu,” lanjutnya.
Ia menegaskan, gemar membaca Al-Qur’an tidak hanya bermanfaat di dunia, tapi juga menjadi bekal di akhirat nanti. Sebab, kata dia, tanpa Al-Qur’an hidup akan sangat sempit.
“Al-Qur’an itu akan dibawa pulang nanti. Al-Qur’an itu akan jadi teman dalam kubur. Tanpa Al-Qur’an, kita mau apa hidup, Sekarang kita menggunakan begitu digital dan sebagainya, itu penting, tapi jangan lupakan ada bekal yang akan menemani kita lama nanti ke depan, yaitu ibadah dan membaca Al-Qur’an,” tutup dia.





