BOGORONLINE.com – Wakil Wali Kota Bogor yang juga Ketua Kontingen Kota Bogor Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XV Tahun 2026, Jenal Mutaqin, menyaksikan langsung pertandingan pembuka cabang olahraga (cabor) pencak silat, Rabu (4/11/2026).
Pertandingan berlangsung di lapangan basket indoor GOR Pajajaran. Pada cabor ini, sebanyak 26 kabupaten/kota mengikuti pertandingan pencak silat.
Jenal Mutaqin menyampaikan bahwa pencak silat masih menjadi salah satu cabor favorit dengan tingkat antusiasme yang tinggi. Selain itu, cabor ini juga berpotensi menyumbangkan medali emas bagi Kota Bogor.
“Tadi saya melihat pertandingan perdana dari pesilat putri Kota Bogor. Alhamdulillah menuai kemenangan, dan mudah-mudahan bisa memotivasi rekannya,” ujar Jenal Mutaqin.
Di luar itu, Jenal Mutaqin juga meminta seluruh pengurus kontingen untuk turut mengawal serta memberikan semangat kepada para atlet saat bertanding, termasuk atlet pencak silat.
Hal tersebut dilakukan untuk mendukung target 100 medali emas yang ingin dicapai Kota Bogor dalam Porprov XV Jawa Barat 2026. Terlebih, seluruh atlet telah melewati serangkaian latihan serta pertandingan di dalam dan luar negeri sebelumnya.
“Try in dan try out sudah kita lakukan sebelumnya. Dan banyak yang sudah meraih prestasi. Ini menjadi modal selama dua pekan ke depan pelaksanaan Porprov,” ucapnya.

Jenal Mutaqin juga mengucapkan selamat datang kepada seluruh kontingen dari luar Kota Bogor yang turut bertanding. Sebagai tuan rumah, ia mengingatkan seluruh peserta untuk senantiasa menjaga sportivitas dalam pertandingan serta menjunjung tinggi persahabatan.
“Ini menjadi tantangan kita juga menjadi tuan rumah bagaimana menyiapkan sarana prasarana, tim medis, panpel, Insyaallah kami bisa dan siap,” tegasnya.
Di tempat yang sama, Ketua Pelaksana Pertandingan Cabor Pencak Silat, Yoga Firman Hidayat, menambahkan bahwa terdapat 239 atlet pencak silat yang berlaga dalam Porprov XV Jawa Barat 2026. Jumlah tersebut terdiri atas 137 atlet laki-laki dan 102 atlet perempuan.
“Ini sekaligus pencarian bibit-bibit unggul dari berbagai daerah. Untuk mewakili Jawa Barat di event-event silat yang lebih tinggi. Baik di kancah nasional maupun internasional,” tutupnya.





