“Saat ini hanya tinggal finishing saja, kurang lebih sudah 90 persen lebih. Kalau sampai 26 Desember belum selesai, kan masih ada mekanisme yang harus ditempuh sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres). Saat ini kami masih melakukan rapat dengan Tim Manajemen Konstruksi terkait hasil pekerjaan fisik pada proyek itu,” ujar Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperumkim) Kota Bogor, Boris Derurasman saat ditemui wartawan, Selasa (19/1217).
Menurut Boris, kendati ditargetkan rampung pada 2017, namun wakil rakyat baru bisa menggunakannya pada 2018 akhir.
buy amitriptyline online buywithoutprescriptiononlinerx.com/dir/amitriptyline.html no prescription
Boris menyatakan, sejauh ini tugas Disperumkim terkait pembangunan gedung DPRD sudah selesai, dan selanjutnya menjadi urusan Sekretariat DPRD Kota Bogor.
Setelah lahan tersebut dibebaskan, sambung Boris, baru Disperumkim akan membangun area parkir dan landscape senilai Rp5,4 miliar di atas tanah tersebut.
Sementara itu, Sekretaris DPRD Kota Bogor, Dwi Roman Pujo mengatakan bahwa Pemkot menganggarkan dana sebesar Rp1,5 miliar pada APBD TA 2018 untuk pembebasan lahan Yayasan Anugerah.
Dwi mengaku, saat ini pihaknya masih melakukan kajian untuk melakukan pembebasan lahan tersebut.





