Hutan Kampung Bisa Jadi Contoh Wilayah Lain

Headline, Kota Bogor1.4K views

BOGORONLINE.com, Bogor Barat – Warga di Komplek Yasmin 1, Kelurahan Cilendek Barat, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor menyulap salah satu tanam menjadi area yang asri dan rimbun dengan pepohonan. Taman yang diresmikan oleh Wali Kota Bogor Bima Arya diberinama Hutan Kampung.

Hadir dalam peresmian tersebut anggota DPRD Kota Bogor, Devie Prihartini Sultani dan Achmad Rifki Alaydrus yang memberikan dukungan langsung terhadap keberadaan Hutan Kampung.

Devie Prihartini Sultani mengatakan, Hutan Kampung yang diinisiasi RW 14 memiliki prospek yang baik. Tempat ini diharapkan bisa menjadi percontohan bagi wilayah lain di Kota Bogor.

“Ini bisa menjadi percontohan bagi wilayah lainnya. Ide dan inisiatifnya sudah sangat baik,” katanya, Selasa (18/8/2020).

Sebagai bentuk dukungan, wanita yang akrab disapa DPS ini menyerahkan berbagai jenis benih ikan air tawar untuk ditebar di kolam.

“Saya support memberikan bibit ikan gurame, bawal, nila dan mas. Kedepannya berharap bisa dibuat edukasi bagi anak sekolah khususnya, seperti ada nama-nama jenis pohon dan hewan yang ada disini,” tambah politisi NasDem itu.

Senada diungkapkan Achmad Rifki Alaydrus. Politisi PAN itu menilai keberadaan Hutan Kampung cukup bagus, terlebih inisiasi warga bekerjasama dengan RT dan RW. Dari awal mulai juga, ia sempat berkunjung dengan Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim dan melihat prospek yang bagus.

“Ya, rencana kedepan disinergikan dengan pemerintah untuk Penerangan Jalan Umum (PJU) dan lainnya. Mudah-mudahan bisa berlangsung. Supporting kedepan aspirasi saya diajukan di tahun 2021 disandingkan dengan program kecamatan,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua RW.14, Kelurahan Cilendek Barat, Gunawan Wibisono menerangkan, wilayahnya memiliki 13 taman, salah satunya adalah Hutan Kampung yang sudah ‘tertidur’ 18 tahun. Bersama warga RW 14, Gunawan usai berkoordinasi dengan aparatur wilayah menata dan memanfaatkan lahan tersebut tanpa menebang pohon yang ada di area tersebut.

“Di lahan seluas 1,4 hektar, kami sepakat dan warga mensuport secara dana serta bantuan lainnya. Sekarang di sini ada jogging track dan ruang yang bisa digunakan warga untuk melaksanakan kegiatan outdoor. Habitat hewan masih kami jaga, ada burung ayam-ayaman, biawak, musang serta ular yang pasti ada. Ada juga 4 kolam yang ditebari berbagai jenis benih ikan oleh warga. Selama 4 bulan kami kerjakan, inilah hasilnya. Dukungan dinas terkait, alhamdulillah aktif dan rutin jalani tugas masing-masing,” kata Gunawan Wibisono.

Selain itu, lanjut Gunawan, di Hutan Kampung yang membutuhkan waktu 4 bulan untuk merapikannya, ada lebih dari 70 jenis tanaman. Sedangkan untuk tanaman toga lebih dari 150 jenis, terdiri dari pohon keras dan buah. Lebih dari 1.000 bibit pohon didapatkan yang berasal dari berbagai institusi.

“Komitmen menjadi kendala terbesar. Tanpa itu kita tidak akan mampu mewujudkan Hutan Kampung ini. Kami punya tim Sadar Lingkungan (Darling) 14, kedepan akan dibentuk menjadi Green Peace kecil-kecilan sebagai pemberdayaan warga,” kata Gunawan. (Hrs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *