Bupati Bogor Namai Bayi Gajah ‘Bonesia’ di TSI

 

Cisarua – Bupati Bogor, Ade Yasin menamai bayi gajah di Taman Safari Indonesia (TSI) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Bonesia yang merupakan arti dari Bogor Indonesia.

“Bayi gajah diberi nama Bonesia, jadi singkatan dari Bogor Indonesia, karena lahirnya di Bogor,” ungkapnya saat berkunjung ke tempat konservasi yang berlokasi di Kawasan Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor, Kamis (26/8).

Bonesia merupakan hasil perkawinan dari gajah betina bernama Nila dan pejantannya bernama Kadir. Bayi gajah itu lahir pada 20 April 2021.

Ia berharap penamaan gajah betina itu menjadi harapan bagi Kabupaten Bogor agar tetap menjadi tempat yang ramah dalam melahirkan hewan-hewan langka yang dilindungi.

Sementara, Direktur Taman Safari Indonesia (TSI) Group, Jansen Manansang menyebutkan bahwa Taman Safari Bogor mampu melahirkan 275 satwa meski di tengah kesulitan pandemi COVID-19.

“Tidak ada satwa jadi kurus apa lagi mati, malah 275 satwa lahir sejak awal tahun 2020 sampai akhir 2020 selama pandemi COVID-19,” ungkapnya.

Menurutnya, sejak awal pandemi, TSI beberapa kali ditutup seiring pembatasan aktivitas, tapi ia mengklaim bahwa TSI Bogor tidak mengurangi porsi makanan para satwa.

Pasalnya, TSI sempat menanam sayuran secara mandiri untuk memenuhi kebutuhan pakan dan melakukan beberapa cara lainnya untuk tetap memberi makan satwa.

“Di masa pandemi ini tidak ada yang kita kurangi, artinya dari segi pakan, segi perawatan standarnya sama seperti masa sebelum pandemi, dalam hal ini peran pemerintah juga membantu dukungan dalam segi pakan,” kata Jansen.

Kelahiran Bonesia menjadikan koleksi satwa gajah di TSI Bogor menjadi sekitar 50 ekor. Sedangkan jumlah satwa di TSI Bogor jumlahnya diperkirakan lebih dari 3.000 ekor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *