Orang Tua Siksa Anak Dijerat 15 Tahun Penjara

BogorOnline.com, CIBINONG- Polres Bogor menangkap dua pasangan suami istri, AA (27) dan SP (25), yang menyebabkan buah hati mereka YGN (3) meregang nyawa. YGN jadi sarana bagi orang tuaanya melampiaskan kekesalan karena belitan hutan dan kesulitan ekonomi.

Kapolres Bogor, AKBP AM Dicky mengungkapkan, orang tua korban awalnya tidak berniat menghabisi nyawa anaknya. Namun, karena berulang kali disabet menggunakan hanger baju berbahan kawat, balita itu tewas juga, usai sehari dirawat di RS Sentra Medika, Cibinong, Rabu (23/11) lalu.

“Mereka sudah menyesali dan cukup kooperatif dalam memberi keterangan. Tapi, kami akan terus memproses kejadian ini sebagai pembelajaran kepada orang tua lainnya. Berkas perkara akan segera kami serahkan ke Kejaksaan Negeri Cibinong,” tegas AKBP Dicky di Mapolres Bogor, Senin (28/11).

Beberapa kekerasan yang dilakukan terhadap YGN, diantaranya memukul bagian atas kepala korban, mencubit paha, memukul punggung dan paha menggunakan hanger hingg membenturkan kepala korban ke tembok.

“Lalu pihak rumah sakit menghubungi petugas kepolisian kalau ada anak dirawat disana dengan menderita luka lebam di paha kan dan kiri serta benjolan di kepala. Setelah pihak rumah sakit membuat laporan resmi, kami langsung tindaklanjuti ke kediaman korban. Karena petugas menilai itu luka berat,” tukasnya.

Pelaku akhirnya dijerat dengan UU Nomor 35 2014 Tentang Perubahan Atas UU Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 44 ayat (3) dan ayat (4) UU Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga serta Pasal 64 KUHP. “Pidana maksimal 15 tahun penjara,” pungkas Dicky. (Cex)

Comments