Tiga Kota Berwarna-Warni, Paling Terkenal di Dunia

bogorOnline.com

Diambil dari salah satu media online nasional, menjelajahi tempat baru tentu menjadi pengalamantraveling yang tak akan terlupakan. Beberapa kota di dunia memiliki ciri khas yang membuat para wisatawan ingin berkunjung lagi dan lagi. Salah satu keunikan yang dimiliki sebuah kota adalah deretan bangunan yang berwarna-warni.
Ada cerita unik di balik sejarah terciptanya kota-kota berwarna-warni tersebut.

Burano, Italy

Kota Burano yang terletak di Pulau Venesia sangat mudah dikenali dari laut. Rumah yang berwarna-warni memiliki peran layaknya mercusuar bagi beberapa penduduk di sana. Awalnya, beberapa penduduk yang berprofesi sebagai nelayan di kota ini mengecat rumahnya dengan cat yang berwarna terang, seperti jingga, merah, kuning. Dengan begitu, mereka bisa mengetahui arah rumah meskipun kabut datang menyelimuti. Tak disangka, mengecat rumah menjadi warna-warni justru menjadi kewajiban penduduk yang ada di kota tersebut. Selain itu, jika ada penduduk yang ingin mengecat rumahnya mereka harus meminta izin dulu dari pemerintah setempat.

Bo-Kaap, Afrika Selatan

Kota ini dulunya dikenal dengan nama Kuartal Malay. Kota ini masih memiliki nuansa tradisional yang kental. Para Muslim yang tinggal dikota ini mewarnai masjid dan rumah mereka dengan menggunakan warna-warna cerah seperti biru, pink, kuning, dan hijau neon. Hal tersebut merupakan ekspresi kebahagian menyambut datangnya Ramadhan dan hari raya Idul Fitri.

Willemstad, CuraƧao

Asal-usul munculnya warna-warna cerah yang ada di ibukota dari Pulau Carribean ini cukup unik. Pada tahun 1800-an, Gubernur Belanda yang memimpin kota tersebut mengatakan kalau warna putih di bangunan-bangunan kota membuatnya migraine. Ia pun memerintahkan untuk mengecat ulang warna bangunan dengan warna-warna selain putih. Tak disangka, peninggalan gubernur tersebut justru diakui oleh UNESCO dan dijadikan sebagai latar belakang foto liburan terbaik.(rul)

ARTIKEL REKOMENDASI