FPI dan GMBI Sepakat Berdamai

CIBINONG- Front Pembela Islam (FPI) dan Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) berdamai pasca insiden pengrusakan dan pembakaran Sekretariat GMBI di Kampung Tegalwaru, Desa Ciampea, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Jumat (13/1) dinihari WIB.

Jumat sore, kedua perwakilan kelompok dipertemukan di Mapolres Bogor. Polres Bogor mengundang Ketua FPI Kabupaten Bogor, KH Burhan, sementara Ketua GMBI Kabupaten Bogor, Abas dan keduanya sepakat tidak memperpanjang insiden di Ciampea.

Kapolres Bogor, AKBP Andy M Dicky mengatakan, perwakilan kedua kelompok dipertemukan untuk meluruskan detil permasalahan. “Musyawarah saja agar kondusifitas Kabupaten Bogor tetap terjaga. Tapi proses hukum akan terus berjalan,” kata Dicky.

Sementara KH Burhan pun tak menampik jika aksi di markas GMBI merupakan buntut atas insiden penyerangan GMBI terhadap FPI di Bandung.

“Ini buntut dari kejadian di Bandung. Tapi kami tegaskan yang melakukan penyerangan ke GMBI bukan anggota FPI. Melainkan simpatisan yang bertindak responsif atas insiden di Bandung,” katanya.

Sementara perwakilan GMBI, Kartono menyambut baik musyawarah ini dan berharap kejadian serupa tidak terulang. “Semoga tidak ada aksi balasan dan cukup sampai disini,” tukasnya. (cex)

Comments