Kejagung Hukum 167 Jaksa Nakal Sepanjang 2016

JAKARTA- Kejaksaan Agung menjatuhkan sanksi kepada puluhan jaksa nakal dalam kurun waktu Januari hingga Desember 2016. Sayangnya, Kejagung tidak merinci apa saja pelanggaran yang dilakukan mereka.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Mochammad Rum, hanya membeberkan jumlah dan jenis sanksi yang diberikan pada para jaksa itu. Rum pun tidak menyebut detail jaksa mana yang diberikan sanksi.

“Tadi saya sudah kemukakan hukuman berat jumlahnya 57.┬áBerat itu bisa pemecatan,” kata Rum di kantornya, Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, dilansir deticom, Rabu (4/1/2017).

Total keseluruhan jaksa dan pegawai tata usaha yang dikenai sanksi yaitu 167 orang dengan rincian 74 berasal dari tata usaha dan 93 dari jaksa.

“Semuanya terproses, teregister, tercatat. Ada yang dicopot jabatannya,” ujar Rum.

Selain itu, Rum juga memaparkan tentang penangkapan buronan selama tahun 2016 yaitu totalnya 61 orang.

Namun lagi-lagi Rum tidak membeberkan detail siapa saja buronan yang ditangkap.

“Kita seluruhnya saja. Seperti data-data yang saya sampaikan tadi sejumlah 61 orang. Itu tersangka, terdakwa, mau pun terpidana yang kita tangkap,” kata Rum.

Rum pun membatasi pertanyaan hanya berkaitan dengan rilis yang disampaikan saja.

Ketika ada salah seorang wartawan yang bertanya soal vonis bebas La Nyalla, Rum enggan menjawabnya.

Rum pun menegaskan bahwa dalam penanganan kasus tindak pidana korupsi, Kejagung profesional dan tidak tebang pilih.

“Kita nggak ada tebang pilih, kita profesional. Kita profesional dalam menangani korupsi,” sebut Rum.

Berikut data yang disampaikan Rum terkait jaksa nakal:

1. Sanksi ringan (total 61 orang) – pegawai tata usaha 24 orang – jaksa 37 orang

2. Sanksi sedang (total 49 orang) – pegawai tata usaha 18 orang – jaksa 31 orang

3. Sanksi berat (total 57 orang) – pegawai tata usaha 32 orang – jaksa 25 orang

(cex/dtc)

Comments