ada Penebangan Pohon Ilegal di Jalan Pajajaran Bogor

BOGOR – bogorOnline.com
Tiga pohon besar berjenis Mahoni dan tiga pohon palem putri, yang berada di Jalan Pajajaran, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Bogor Timur  tepatnya setelah jembatan Bale Binarum, diketahui telah ditebang oleh orang yang belum diketahui. Pohon pohon itu adalah pohon di lindungi, sehingga siapapun yang melakukan penebangan tanla izin, bisa terkena sanksi pidana.
Kabid pertamanan, PJU dan dekorasi Dinas Perumkim Kota Bogor, Yadi Cahyadi beserta jajaran langsung ke lokasi dan mendapati bongkahan kayu Mahoni sudah tergeletak disejumlah titik lokasi tidak jauh dari tempat pohon yang ditebang itu. Tiga pohon raksasa jenis Mahoni berdiameter 70 centimeter dan diperkirakan berusia sekitar 40 tahun, sedangkan tiga pohon palem putri berdiameter 15 centimeter.
“Kami belum mengetahui siapa yang melakukan penebangan pohon ini. Semua pohon yang ada di Kota Bogor dilindungi, apalagi pohon Mahoni yang berada di Jalan Pajajaran ini,” ungkap Yadi.
Ia menjelaskan, setiap pohon di lindungi apabila akan ditebang harus mengajukan permohonan ijin dulu. Penebangan pohon harus sesuai dengan Perda nomor 8 tahun 2006 tentang Ketertiban Umum dan setiap pohon yang ditebang harus meminta ijin langsung kepada Walikota sesuai dengan pasal 6 didalam Perda tersebut.
“Penebangan pohon ilegal ini bisa dipidana sesuai aturannya. Kita sedang melakukan pelacakan pelaku penebang pohon ini,” tegasnya.
Siapapun yang melakukan penebangan pohon bisa terkena sanksi pidana dan denda maksimal 50 juta untuk satu pohon yang ditebang. Ditambah lagi sanksi mengganti pohon sesuai aturan yang ada.
Yadi mengungkapkan, penebangan baru diketahui pada Sabtu, dan kemungkinan penebangan dilakukan pada Jumat malam.
“Kami belum mengetahui siapa yang melakukan penebangan ini. Kita sedang mencari tahu siapa pihak yang melakukan penebangan dan kepentingannya apa menebang pohon dilindungi ini,” ucapnya.
Yadi juga mengaku akan melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.
“Kalau sudah diketahui pelaki yang menebangnya, kita akan lakukan pemanggilan. Bahkan kita juga akan melaporkan ke pihak kepolisian, karena dari sisi tindakan pidana jelas telah melanggar aturan,” tandasnya. (Nai)

Comments